Berikan Bantuan Dana Hibah Kepada Korban Bencana Cianjur, Gubernur Kalbar : Masih Sesuaikan Prosedur

Ia mengatakan jangankan itu, untuk hal-hal penanganan di daerah saja yang menggunakan dana bantuan sosial harus ada prosedurnya

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
Tribunpontianak/Tri Pandito Wibowo
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji saat melakukan doorstop oleh wartawan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menteri Dalam Negeri ( Mendagri ) Tito Karnavian mengimbau bupati, wali kota, dan gubernur di seluruh Indonesia memberikan dana hibah untuk korban terdampak gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat.

Bantuan tersebut bisa diberikan melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Cianjur.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan apa yang dikatakan Mendagri mungkin benar, tapi bagaimana dengan BPK dan BPKP pasti akan bertanya mana dasarnya dan lainnya dalam menyalurkan bantuan tersebut.

Ia mengatakan jangankan itu, untuk hal-hal penanganan di daerah saja yang menggunakan dana bantuan sosial harus ada prosedurnya kalau sudah dadakan.

Edi Kamtono Tunggu Surat Resmi Terkait Hibah Anggaran BTT untuk Korban Gempa Cianjur

Sutarmidji Harap RSUD Dr Soedarso Beri Pelayanan Terbaik, Jadi Contoh Bagi RS di Kalbar

“Jadi tidak mungkin hari ini ngomong besoknya langsung keluar. Ada prosedurnya kalau mau keluarkan uang negara. Yang ngomong nyaman, kita yang susah,”ujarnya saat ditemui di RSUD Seodarso Pontianak, Kamis 24 November 2022.

Midji juga menyampaikan beberapa kali Pemprov Kalbar juga sudah turut memberikan bantuan bencana seperti pada saat bencana di Palu.

“Jadi kadang hitam diatas putihnya belum ada sudah minta, itu yang masalah. Kan tidak bisa negara itu hanya sekadar diucapkan, tapi bagaimana suratnya saja sebagai dasar hukum,” tegasnya.

Sebab dikatakannya, BPK, dan BPKP akan menanyakan dasar hukumnya. Terkait bantuan ia tegaskan Pemprov sudah beberapa tempat menyalurkan bantuan.

Dikatakannya untuk Cianjur ini, Pemprov masih menyesuaikan dengan prosesur yang ada, untuk anggaran dikatakannya saat ini masih ada untuk menyalurkan bantuan, akan tetapi mekanismenya yang harus dipatuhi. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved