KORMI Sanggau Gelar Musyawarah Kabupaten, Ini Agendanya

Ketiga, national paralympic committee disingkat NPC sebagai induk organisasi olahraga yang mewadahi olahraga penyandang cacat atau atlet disabilitas

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sanggau, Libertus Toto Martono saat foto bersama pada kegiatan Muskab KORMI Sanggau di Aula Hotel Garden Palace Sanggau, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Selasa 21 November 2022. KORMI Sanggau. Ist. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Sanggau menggelar musyawarah Kabupaten (Muskab) I. Kegiatan berlangsung di Aula Hotel Garden Palace Sanggau, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Selasa 21 November 2022.

Hadir dalam Musyawarah tersebut, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sanggau, Libertus Toto Martono yang juga penerima mandat pembentukan KORMI Sanggau, Wakil Ketua I KORMI Provinsi Kalimantan Barat, Yogo Mardi Widianto dan sejumlah perwakilan komunitas olahraga rekreasi dan penggiat olahraga di Kabupaten Sanggau.

Kepala Disporapar Kabupaten Sanggau, Libertus Toto Martono menyampaikan bahwa musyarawah Kabupaten KORMI I ini bertujuan untuk memilih ketua umum dan pengurus KORMI Kabupaten Sanggau periode 2022-2026.

Dikatakannya, sebagaimana amanat pasal 39 ayat 1 Undang-undang nomor 11 tahun 2022 tentang keolahragaan menyebutkan bahwa pengelolaan olahraga nasional dilakukan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah dan dibantu oleh Komite Olahraga Nasional.

Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot Resmikan Gereja Pembela Injil Jemaat Benua

Update Stok Darah di UDD PMI Sanggau 22 November 2022, Golongan O dan AB Kosong

Komite Olahraga Nasional sebagaimana dimaksud adalah pertama, Komite Olahraga Nasional Indonesia atau disingkat KONI sebagai induk organisasi olahraga yang mewadahi cabang olahraga prestasi.

Kedua, komite olahraga rekreasi masyarakat Indonesia atau disingkat KORMI sebagai induk olahraga cabang olahraga rekreasi atau olahraga masyarakat tradisional.

"Ketiga, national paralympic committee disingkat NPC sebagai induk organisasi olahraga yang mewadahi olahraga penyandang cacat atau atlet disabilitas," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua I KORMI Provinsi Kalimantan Barat, Yogo Mardi Widianto mengatakan bahwa musyawarah KORMI Kabupaten Sanggau ini adalah yang pertama di Sanggau. Dan di Kalbar, sudah terbentuk 10 KORMI termasuk yang di Kabupaten Sanggau.

"Musyawarah ini adalah tonggak sejarah terbentuknya olahraga rekreasi masyarakat tradisional khususnya di Kabupaten Sanggau dan Kalbar umumnya,"katanya.

Oleh karenanya, ia berharap dengan hadirnya KORMI di Kabupaten Sanggau akan memperkuat sistem olahraga di Indonesia khususnya di Kabupaten Sanggau.

Ia juga mengucapkan selamat bermusyawarah, semoga musyawarah ini bisa menghasilkan ketua dan pengurus yang mampu mengemban amanah dan memajukan olahraga rekreasi masyarakat tradisional khususnya di Kabupaten Sanggau. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved