Untan Pontianak Jalin MoU Tentang Inovasi dan Produksi Wax Berkelanjutan dengan Dua Perusahaan

Selain itu, dengan MoU ini diharapkan juga menjadi Hilirisasi prodak penelitian dosen kehutanan agar dapat dimanfaatkan oleh industri dan masyarakat.

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Penandatanganan MoU / Nota kesepahaman antara Universitas Tanjungpura Pontianak bersama PT. Kirana Mitra Abadi dan PT. Tanjung Raya Eneri. Kamis 17 November 2022. File Istimewa. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Universitas Tanjungpura Pontianak menjalin kerja sama dengan dua perusahaan PT Kirana Mitra Abadi dan PT. Tanjung Raya Energi Tentang Inovasi dan produksi wax alami berkelanjutan, Kamis 17 November 2022.

Bertempat di kampus Universitas Tanjungpura Pontianak, Penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Kirana Mitra Abadi, Edo Lesmana, Rektor Universitas Tanjungpura, Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H., M. Si., FCBArb, Dekan Fakultas Kehutanan, Dr. Farah Diba, S. Hut., M.Si, dan Direktur Utama PT Tanjung Raya Energi, Manahan Simatupang.

Ketiga pihak berharap nota kesepahaman ini bisa menjadi titik awal untuk kian memasifkan produksi wax alami berkelanjutan.

Wax sendiri atau yang biasa dikenal dengan lilin, merupakan sebuah prodak yang digunakan di banyak industri diantaranya makanan, farmasi dan kosmetik.

Festival Konstitusi dan Antikorupsi 2022 Digelar di Untan Pontianak, Ini Tujuannya

Untan Gelar Festival Konstitusi dan Anti Korupsi 2022, Hadirkan Hakim MK Arief Hidayah

Mewakili Universitas Tanjungpura Pontianak, Dekan Fakultas Kehutanan, Dr. Farah Diba, S. Hut., M.Si, menyampaikan bahwa MoU ini merupakan satu dari bagian Tri Darma Perguruan Tinggi dalam rangka program Kampus Merdeka.

Selain itu juga kerja sama ini bentuk green energi dan natural wax dari hutan untuk kebutuhan industri, farmasi, infrastruktur serta berbagai kebutuhan lainnya.

"Program ini sejalan dengan visi dan misi dari fakultas kehutanan agar lebih banyak bermitra memiliki mitra dari Industri, yang diharapkan nantinya dapat bekerja sama dan mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melakukan magang dan penelitian,"tuturnya.

Selain itu, dengan MoU ini diharapkan juga menjadi Hilirisasi prodak penelitian dosen kehutanan agar dapat dimanfaatkan oleh industri dan masyarakat.

"Kami berharap kerja sama dengan PT Kirana Mitra Abadi dan Tanjung Raya Enegi akan menghadirkan peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk melakukan implementasi penelitian-penelitian yang telah dilakukan,"ujar Dr. Farah.

Kemudian, Edo Lesmana, Direktur Kirana Mitra Abadi, mengungkapkan bahwa perusahaannya telah lebih dari 12 tahun memproduksi petro-based wax atau paraffin wax hingga petrolatum dan cocolatum.

"Saat ini pihak kami berusaha melakukan terobosan lewat produksi wax alami atau natural wax. "Wax adalah produk yang diserap oleh begitu banyak industri di Indonesia. Selama ini sebagian besar industri melakukan impor. Kehadiran Kirana bisa memupus impor tersebut, dan MoU dengan Universitas Tanjungpura yang memiliki banyak ahli, akan sangat strategis. untuk upaya kami untuk mengalihkan penyerapan impor dari luar negeri ke pemenuhan dari negeri sendiri."jelasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved