Khazanah Islam

Apa Arti Sunnah Haiat dan Abad dalam Gerakan Shalat Fardhu? 

Sunnah ab’ad adalah Sunnah yang apabila tidak dikerjakan harus mengganti dengan sujud sahwi.

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK
Sunnah shalat dibedakan menjadi dua macam, yakni Sunnah ab’ad dan Sunnah hai’at. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Selain rukun dan syarat sah terdapat juga sunnah di dalam mendirikan shalat.

Sunnah-sunnah shalat merupakan ucapan dan gerakan-gerakan shalat yang tidak termasuk dalam rukun shalat.

Akan tetapi merupkan bagian dari ibadah shalat tetap harus dikerjakan.

Sunnah shalat dibedakan menjadi dua macam, yakni Sunnah ab’ad dan Sunnah hai’at.

Sunnah ab’ad adalah Sunnah yang apabila tidak dikerjakan harus mengganti dengan sujud sahwi.

Niat dan Tata Cara Melaksanakan Shalat Jenazah Perempuan dan Laki-laki

Adapun hal-hal yang termasuk Sunnah ab'ad adalah sebagai berikut :

1. Membaca dan duduk tasyahud awal. Tasayahud ini hanya berlaku pada shalat yang jumlah rakaatnya lebih dari 2 rakaat, seperti maghrib, isya’, dhuhur, dan ashar.

Dalam tasyahud awal disunnahkan membaca doa yang sama dengan tasyahud akhir tanpa shalawat kepada Nabi.

2. Membaca shalawat kepada Nabi pada tasyahud awal.

3. Membaca shalawat kepada keluarga Nabi dalam tasyahud akhir.

4. Berdiri dalam qunut dan membaca do’anya pada rekaan kedua pada posisi i’tidal dalam shalat subuh.

Do’a qunut yang dibaca sebagai berikut:

اَللّهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لًنَا فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنَا شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

"Allahummahdinâ fî man hadait. Wa ‘âfinâ fî man ‘âfait. Wa tawallanâ fî man tawallait. Wa bâriklanâ fî mâ a‘thait. Wa qinâ syarra mâ qadhait. Fa innaka taqdhî wa lâ yuqdhâ ‘alaik.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved