Lokal Populer

Sintang Kembali Dilanda Banjir, Sanggau Diimbau Waspada Batingsor

Jarot meminta seluruh masyarakat untuk selalu mewaspadai datangnya banjir di tahun 2022 ini. Curah hujan tinggi diprediksi hingga Desember 2022

Dok/ Tokoh Masyarakat Sintang
Anggota Kepolisian menyalurkan bantuan sembako Polri untuk masyarakat yang tempat tinggalnya mengalami bencana banjir. Banjir merendam banyak desa di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat sejak beberapa minggu terakhir. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Banjir kembali melanda pesisir Sungai Kapuas dan Melawi di Sintang, Kalimantan Barat. Beberapa jalan dan pemukiman warga mulai terendam akibat luapan sungai, termasuk di Desa Mungguk Bantok.

Pemerintah Kabupaten Sintang, bergerak cepat menyalurkan bantuan sebanyak 225 paket sembako pada masyarakat bersama dengan BPBD dan Palang Merah Indonesia (PMI).

225 paket sembako berisi Mi, beras, minyak goreng, sarden kaleng dan lain-lainnya. "Semua bantuan dibagikan kepada masyarakat, kita serahkan kepada kepala desa," kata Bupati Sintang Jarot Winarno, Minggu 13 November 2022.

Jarot meminta seluruh masyarakat untuk selalu mewaspadai datangnya banjir di tahun 2022 ini. Curah hujan tinggi diprediksi hingga Desember 2022 membuat air sungai meluap sehingga terjadinya banjir.

Perlunya Siapkan Penataan Parkir di Waterfront Sungai Durian Sintang

"Oleh karena itu, kepada masyarakat kita harus siapkan fisik, siapkan tenaga, siapkan tempat pengungsian, kalau perlu gedung serbaguna Desa Mungguk Bantok ini dijadikan tempat pengungsian," pesan Jarot.

Jarot juga berpesan kepada Kepala Desa agar bantuan dapat dibagikan secara merata dan terbuka.

Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Sintang, Helmi menjelaskan bahwa kedatangan PMI Kabupaten Sintang untuk membantu menyalurkan bantuan-bantuan kemanusiaan bagi Desa Mungguk Bantok.

"Tujuan kami adalah untuk menyampaikan bantuan-bantuan kemanusiaan berupa barang, sembako dan lain-lain, bantuan yang kami bawa ini bantuan dari PMI Provinsi dan kami salurkan ke Desa Mungguk Bantok, kedepannya melalui Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Sintang supaya kami PMI mendapatkan bantuan dan bisa menyalurkan kepada masyarakat lainnya," kata Helmi.

Helmi memastikan PMI Kabupaten Sintang siap membantu masyarakat membantu menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat, mengingat PMI Kabupaten Sintang juga dibantu oleh tim-tim relawan.

Waterfront Hampir Rampung Dikerjakan, Wabup Sintang Minta OPD Fokus Siapkan Lokasi Parkir

Imbau Warga Waspada Batingsor

Anggota DPRD Sanggau, Yeremias Marsilinus mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap banjir, puting beliung dan tanah longsor (Batingsor), terlebih saat ini kerap terjadi hujan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

"Untuk itu, kita harapkan agar masyarakat tetap selalu berhati-hati dan waspada, terutama bagi mereka yang bermukim atau tinggal di wilayah dekat dengan sungai, tentu rawan terjadi bencana banjir,"katanya, Minggu 13 November 2022.

Selain itu, Politisi PDI Perjuangan Sanggau itu juga meminta warga agar tetap waspada, terutama bagi yang bermukim di wilayah yang berbukit karena rawan terjadi longsor.

"Intinya selalu siaga, kewaspadaan dari kita harus selalu ditingkatkan terutama apabila sudah diguyur hujan lebat disertai angin kencang. Disitulah sangat rawan bencana, baik banjir, longsor, angin puting beliung dan lainya,”jelasnya.

Selain itu juga, Kocan sapaan akrabnya pun mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan sekitar, terutama soal drainase.

Diharapkan juga tetap rutin bersihkan drainase.

"Sehingga tidak tersumbat dan menimbulkan banjir, karena apabila dilanda hujan deras tentu sangat rawan dengan terjadinya banjir yang tiba-tiba. Dengan membersihkan drainase tentu dapat mencegah secara dini terjadinya banjir. Karena biasanya ada lokasi yang banjir karena drainase tersumbat,”ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved