Lokal Populer

Perlunya Siapkan Penataan Parkir di Waterfront Sungai Durian Sintang

penataan parkir mulai saat ini harus sudah disiapkan. Mengingat, pekerjaan Waterfront di kawasan pasar sungai durian sudah hampir rampung

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Prokopim Sintang
Wakil Bupati Sintang, Melkianus. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Wakil Bupati Sintang, Melkianus meminta OPD terkait untuk mempelajari desain Waterfront Sungai Durian, khususnya soal penataan parkir.

Melki menilai, penataan parkir mulai saat ini harus sudah disiapkan. Mengingat, pekerjaan Waterfront di kawasan pasar sungai durian sudah hampir rampung dan diresmikan.

"Cara kerja waterfront ketika difungsikan nanti adalah sistem drop zone atau dilarang parkir sama sekali di kawasan waterfront baik pemilik ruko maupun pengunjung. Maka saya minta, Dinas Perhubungan untuk menata perparkiran sebaik mungkin. Cari kantong-kantong parkir yang layak dan memadai," ujar Melki, Minggu 13 November 2022.

Selain itu, Melki juga meminta supaya jam bongkar muat angkutan diatur supaya tidak menyebabkan kemacetan.

Banjir Datang Lagi, Bupati Sintang Minta Warga Waspada, Siapkan Fisik dan Tenaga

Dinas Lingkungan Hidup juga diminta Melki untuk menyiapkan WC dan tempat sampah.

"Atur jam bongkar untuk truk-truk. Tidak boleh bongkar di pagi dan siang. Karena pasti akan menyebabkan kemacetan. Atur juga tempat turun naik penumpang perahu tambang. Untuk Dinas Lingkungan Hidup, segera rencanakan pembangunan WC umum, wajib ada. Kalau sudah menjadi tempat wisata nanti, WC umum pasti menjadi penting. Rancang juga pengelolaan sampahnya, rencanakan juga pembangunan tamannya,” jelas Melkianus.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang, Firwan Harisandi menyebut pihaknya sudah melakukan survey soal penempatan kantong parkir yang baru.

Hasilnya, solusi jangka pendeknya pengunjung waterfront dan pemilik serta karyawan ruko bisa parkir di pelabuhan Sungai Durian yang memiliki daya tampung 21 unit truk, mobil biasa 15 unit dan 37 unit roda dua.

"Lokasi parkir kedua adalah di terminal Sungai Durian. Lokasi parkir ketiga adalah pembangunan lokasi parkir di dekat lapangan basket,” ujar Firwan.

Dishub juga akan buka jalan Wirapati 1 dan Wirapati 2 menjadi dua jalur. Warga dari arah Pasar Masuka bisa langsung lurus ke Tugu Bambu, sehingga warga tidak harus masuk ke kawasan waterfront sehingga kendaraan tidak akan padat.

“Solusi jangka menengahnya, terminal Sungai Durian kita alih fungsikan menjadi lokasi parkir utama. Sementara terminal kita pindahkan ke Eks Lapter Susilo, jalannya kita luruskan dulu, baru bagian tikungan itu kita gunakan untuk terminal tipe C dan terminal bongkar muat. Namun, ini perlu diskusi lebih lanjut,” beber Firwan.

Firwan mengungkapkan, perparkiran di kawasan pasar sungai durian ini penyumbang 40 persen pendapatan asli daerah dari total retribusi parkir yang ada. Ia yakin, retribusi parkir akan meningkat jika Waterfront sudah selesai dibangun.

"Ini kondisi sebelum adanya waterfront," jelasnya.

Banyak Kanopi Belum Dipotong

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved