Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar Sampaikan Secara Umum Banjir Sudah Surut

Dibeberapa titik yang masih terdapat banjir tersebut, air diperkirakan masih berada diketinggian antara 10 sampai 15 cm.

Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Try Juliansyah
Istimewa/Martinus Ridi
Kondisi banjir di Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau Provinsi Kalimantan Barat terpantau pada Minggu 9 Oktober 2022. Kini BPDB Prov Kalbar telah menyiagakan petugas untuk memantau beberapa daerah di Kalbar yang berpotensi terdampak banjir. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalbar, Daniel, menyampaikan bahwa secara umum sejumlah wilayah yang sebelumnya dikabarkan mengalami banjir kini sudah berangsur surut.

Namun, tidak dipungkiri bahwa memang masih ada dibeberapa titik di Kabupaten/Kota yang mana banjirnya masih bertahan atau masih ada.

Dibeberapa titik yang masih terdapat banjir tersebut, air diperkirakan masih berada diketinggian antara 10 sampai 15 cm.

"Saya sampaikan bahwa banjir di Kabupaten Sintang sudah tidak ada lagi. Yang masih ada datanya sekarang Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, Kota Singkawang, Sekadau dan Kapuas Hulu. Secara umum banjir ini sudah surut, hanya memang masih ada beberapa tempat yang airnya bertahan, ketinggiannya antara 10 sampai 15 cm," ucapnya kepada Tribun Pontianak. Minggu, 13 November 2022.

Baca juga: Kerap Dilanda Hujan, Anggota DPRD Sanggau Yeremias Marsilinus Imbau Warga Waspada Batingsor

Kapuas Hulu Terendam Banjir, BMKG Kalbar : Potensi Hujan Masih Akan Terjadi Selama 5 Hari ke Depan

Selain itu, ia juga menginformasikan bahwa sejumlah daerah juga sudah tidak dalam status tanggap darurat penanganan bencana banjir, puting beliung dan tanah longsor.

Kabupaten Sintang misalnya, status tanggap darurat penanganan bencana banjir, puting beliung dan tanah longsor sudah berakhir per tanggal 3 November 2022 kemarin.

Kabupaten Melawi sudah berakhir per tanggal 8 November 2022, Sekadau berakhir per tanggal 26 Oktober 2022, dan Kayong Utara berakhir per tanggal 25 Oktober 2022.

Adapun sejumlah wilayah yang masih berada dalam status tanggap darurat batingsor adalah, Kapuas Hulu (s/d 31 Desember 2022), Ketapang (s/d 19 November 2022), Sanggau (s/d Desember 2022), dan Kubu Raya (s/d 15 November 2022).

Sementara itu, Pemerintah Provinsi masih menetapkan status tanggap darurat batingsor secara keseluruhan di Kalimantan Barat sampai dengan 31 Desember 2022. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved