Tampung Aspirasi Warga Mempawah, Febrianto: Infrastruktur dan Peningkatan Ekonomi Jadi Poin Utama

Febrianto menyatakan, berkenaan dengan peningkatan ekonomi, masyarakat sangat membutuhkan lapangan pekerjaan.

Penulis: Ramadhan | Editor: Faiz Iqbal Maulid
Istimewa
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Mempawah, M.V Febrianto, saat melakukan reses di Kelurahan Tengah Kecamatan Mempawah Hilir pada awal November 2022 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Mempawah, M.V Febrianto, menggelar kegiatan reses di Kelurahan Tengah dan tanjung, Kecamatan Mempawah Hilir. Mayoritas aspirasi yang disampaikan konstituennya berkaitan dengan peningkatan infrastruktur dan ekonomi.

“Dari dua lokasi reses yang dilaksanakan, mayoritas aspirasi masyarakat berkenaan dengan infrastruktur dan peningkatan perekonomian. Aspirasi yang disampaikan melalui reses ini, akan saya sampaikan pada sidang paripurna dewan,” terang Febrianto kepada Tribun Pontianak saat ditemui di Gedung DPRD Mempawah, Jumat 11 November 2022.

Febrianto mengatakan, berkenaan dengan peningkatan ekonomi, masyarakat sangat membutuhkan lapangan pekerjaan.

“Banyak usia produktif tetapi tidak memiliki pekerjaan. Makanya, mereka mengharapkan adanya lapangan pekerjaan yang dapat menampung tenaga kerja sesuai skill dan kemapuan yang mereka miliki,” ujarnya.

Sosialisasi Peduli Gambut di Mempawah, Daniel Johan: Lahan Gambut Harus Dikelola dengan Baik

LPHD Desa Pasir Mempawah Hilir Lakukan Penamaan Berbagai Jenis Tanaman untuk Penghijauan

Febrianto menilai, tingginya angka pengangguran tersebut dikarenakan minimnya akses informasi di masyarakat berkenaan dengan lapangan pekerjaan. Akibatnya, mereka tidak mengetahui adanya kesempatan bekerja di wilayah Kabupaten Mempawah.

“Harusnya, instansi bersangkutan lebih aktif mengedukasi dan menyebarluaskan informasi lowongan kerja di masyarakat. Bisa melalui media sosial, media online dan sebagainya,” sarannya.

Padahal, lanjut Febrianto lapangan pekerjaan di Kabupaten Mempawah cukup potensial. Salah satunya, operasional Pelabuhan Terminal Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit dan para investor swasta yang membangun pabrik untuk berproduksi barang-barang unggulannya.

“Dinas Tenaga Kerja harus lebih aktif dan transparan membuka akses informasi kepada masyarakat. Supaya, masyarakta mengetahui adanya lowongan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuannya,” pendapatnya.

Disamping itu, Febrianto juga minta agar masyarakat lebih pro aktif mencari informasi lowongan pekerjaan. Menurut dia, masyarakat bisa memanfaatkan kemajuan teknologi internet yang dapat mengakses berbagai informasi yang diperlukan.

“Kalau saya lihat sekarang ini masyarakat juga kurang aktif untuk mencari informasi berkenaan dengan lowongan kerja di daerah ini. Saya berpandangan, masyarakat masih pasif menunggu sehingga banyak informasi yang terlewatkan. Oleh sebab itu masyarakat pun harus pro aktif mencari peluang lowongan pekerjaan," tutupnya.

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved