Lokal Populer

Upaya Peningkatan Perekonomian Masyarakat di Kepulauan Karimata

bertujuan untuk mengubah paradigma masyarakat khususnya nelayan yang semulanya bekerja mencari ikan menjadi menangkap ikan

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/DOK. PROKOPIM KAYONG UTARA
Bupati Kayong Utara, Citra Duani bersama Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menghadiri Panen Perdana Budidaya Hasil Laut Karimata di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar. Minggu 6 November 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Satu diantara upaya meningkatkan perekonomian serta mendapatkan penghasilan tambahan bagi masyarakat di kepuluan karimata, Pemerintah Daerah hadir memberikan pembinaan dan memberikan bantuan kepada para nelayan untuk membuat kerambak ikan serta budidaya rumput laut.

Nantinya, disaat musim selatan tiba para nelayan akan tetap mendapatkan penghasilan dari hasil kerambaknya tersebut.

Hal ini disampaikan Bupati Kayong Utara, Citra Duani pada saat menghadiri acara Festival Panen Perdana Budidaya Hasil Laut Karimata di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar.

Selain meningkatkan perekonomian masyarakat, Bupati Kayong Utara ini menuturkan festival perdana hasil laut karimata yang turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan ini bertujuan untuk mengubah paradigma masyarakat khususnya nelayan yang semulanya bekerja mencari ikan menjadi menangkap ikan.

Peringatan Hari Kesehatan Nasional di Mempawah, Masyarakat Diminta Jangan Lengah

"Ini merupakan salah satu upaya kita untuk memberikan pembinaan serta mengubah paradigma para nelayan, yang mana semulanya mereka bekerja untuk mencari ikan kini menjadi menangkap ikan dengan cara membuat kerambak ikan dan membudidayakan hasil laut lainnya seperti lobster, budidaya rumput laut dan lain sebagainya yang bernilai ekonomis,” terang Bupati Citra.

“Pada saat tidak melaut saat musim selatan, dan cuaca buruk mereka masih tetap memiliki penghasilan," jelas Bupati Citra.

Bupati Citra mengatakan, untuk membudidayakan rumput laut tidak terlalu sulit, bahkan dalam kurun waktu sekitar 45 hari rumput laut sudah dapat dipanen dan langsung bisa dijual.

Di pelapis juga, sudah ada penampungnya sehingga para pembudidaya rumput laut langsung mendapatkan penghasilan dari budidaya rumput laut mereka tersebut.

Mengenai hasil laut ini, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengungkapkan potensi dari hasil alam laut karimata sangat besar dan cukup menjanjikan sehingga masyarakat diharapkan membuat kerambak dan membudidayakan rumput laut untuk peningkatan ekonomi.

"Saya melihat potensi dari hasil alam laut kepulauan karimata ini sangat besar dan menjanjikan, untuk itu dihimbau kepada warga selain menjadi nelayan lepas juga membuat kerambak ikan kerapu, lobster serta budidaya rumput laut hal ini dikarenakan nilai ekonomisnya sudah pasti dan harganya juga cukup tinggi sehingga perekonomian akan meningkat dan masyarakatpun dapat sejahtera," ucap Wagub Ria Norsan.

Kemudian terkait pengembangan kerambak dan budidaya rumput laut di kepulauan karimata, Wagub Ria Norsan mengatakan pemerintah provinsi kalbar bekerjasama dengan pemerintah daerah kayong utara untuk membina bahkan mendukung warga nelayan kepulauan karimata dalam hal pengembangan kerambak ikan, lobster dan budidaya rumput laut.

Dalam hal ini melalui Dinas Kelauatan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Barat akan memberikan pembinaan dan bantuan kepada masyarakat dalam pengembangan kerambak ikan kerapu, lobster dan budidaya rumput laut di kepulauan karimata.

Ikut Panen

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan bersama rombongan melakukan Panen Perdana Budidaya Hasil Laut Karimata di Desa Pulau Pelapis Kecamatan Karimata, Senin 7 November 2022.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved