Lokal Populer

Percobaan Penculikan Anak Saat Pelajaran Olahraga di Sintang

Kejadian percobaan penculikan anak terjadi pada pukul 07.00 Wib di depan SMP Negeri 03 Desa Sungai Ana, Kecamatan Sintang

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Humas Polres Sintang
Anggota unit Reskrim Polsek Sintang kota beserta Bhabinkamtibmas Desa Sungai Ana mendatangi TKP diduga Percobaan Penculikan Anak Sekolah Dasar Negeri (SDN)17 Desa Sungai untuk melakukan sejumlah pemeriksaan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Seorang pelajar di Sintang, Kalimantan Barat, nyaris menjadi korban penculikan anak pada Sabtu 5 November 2022.

Kedua lengan tangan Siswi kelas VII SDN 17 Sungai Ana berinisial NI ini sudah dipegang dan dipaksa ikut orang asing. Berutungnya, NI sempat melawan dengan cara menedang perut seorang pria tak dikenal yang menyamar sebagai perempuan.

Kejadian percobaan penculikan anak terjadi pada pukul 07.00 Wib di depan SMP Negeri 03 Desa Sungai Ana, Kecamatan Sintang.

Pagi itu, NI sedang melaksanakan kegiatan olahraga pagi bersama teman temannya dengan berjalan kaki keluar lingkungan sekolah SDN 17 Desa Sungai Ana Sintang dengan rute ke arah SMP Negeri 03 Desa Sungai Ana Sintang.

Topografi Pusat Kota Singkawang Berupa Cekungan Termasuk Faktor Penyebab Banjir

Kegiatan olah raga tersebut dipimpin langsung oleh guru olah raga SDN 17 Sungai Ana, Johan.

"Ketika korban berada di depan Sekolah SMP Negeri 03, Korban telah diikuti olah orang yang manggunakan satu Unit Mobil berwaran merah untuk jenisnya korban tidak mengetahuinya dan 1 unit sepeda motor Honda Vario warna Hitam yang di kendarai oleh 2 (dua) orang laki-laki yang mana satu orang tersebut menggunakan kerudung dan berbaju biru celana warna hitam berkaca mata hitam menyamar sebagai perempuan," kata Kapolres Sintang, AKBP Tommy Ferdian melalui Kasat Reskrim, AKP Idris Bakara, Selasa 8 November 2022.

Pria yang menyamar sebagai perempuan itu menghampiri korban dan langsung menarik kedua tangan korban.

"Ketika kedua tangannya ditarik, korban langsung menendang bagian perut pelaku dengan menggunakan kaki sebelah kanan dan pelaku langsung melarikan diri setelah itu korban menceritakan kejadian tersebut diatas kepada ibu korban," ungkap Idris.

Pada Senin kemarin, Anggota unit Reskrim Polsek Sintang kota beserta Bhabinkamtibmas Desa Sungai Ana mendatangi TKP diduga Percobaan Penculikan Anak Sekolah Dasar Negeri (SDN)17 Desa Sungai untuk melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi-saksi.

"Pada saat kejadian guru olah raga yang mengawasi tidak ada di tempat kejadian dikarenakan telah mendahului murid murid berada didepan dengan menggunakan Sepeda Motor. Di sekitar TKP tidak ada camera Pengawas CCTV," ujar Idris.

Siswi kelas VI SDN 17 Sungai Ana, Sintang, Kalimantan Barat, nyaris menjadi korban penculikan anak. Pelajar berinisial NI ini, sudah sempat dipaksa pelaku agar menurutinya untuk ikut naik ke sepeda motor.

NI kemudian melawan dengan menendang perut seorang pria tak dikenal yang menyamar sebagai perempuan tersebut. NI dan teman sekelasnya berhasil kabur dari incaran pelaku penculikan.

"Yok ikut saya, nanti diantar ke sekolah saya. Kan jauh, ayo pakai motor kan cepat," kata NI menirukan bujukan pelaku.

NI langsung menolak secara halus. Kebetulan, dia dipercaya memimpin teman-temannya saat kegiatan olahraga di luar kelas.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved