Doa Katolik
Mengenal Sakramen Baptis dalam Tradisi Gereja Katolik
Sakramen Baptis menjadi syarat pertama yang harus diperoleh untuk menjadi umat Gereja Katolik. Sakramen Baptis adalah sakramen pertama dalam inisiasi.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sakramen Baptis menjadi syarat pertama yang harus diperoleh untuk menjadi umat Gereja Katolik.
Lewat Sakramen Baptis seseorang memperoleh keteguhan dalam Iman akan Yesus.
Sakramen Baptis menjadi semacam pintu masuk untuk memperoleh keselamatan dalam Iman Yesus.
Hal ini karena Sakramen Baptis adalah sakramen pertama dalam inisiasi Katolik.
Inisiasi adalah penerimaan seseorang masuk ke dalam atau menjadi anggota kelompok tertentu.
• Teks Misa Katolik Minggu 6 November 2022 Lengkap Bacaan Injil dan Doa Umat
Melalui pembaptisan membebaskan penerimanya dari dosa asal serta semua dosa pribadi dan dari hukuman akibat dosa-dosa tersebut.
Selain itu juga membuat orang yang dibaptis itu mengambil bagian dalam kehidupan Tritunggal Allah melalui rahmat yang menguduskan.
Rahmat yang menguduskan adalah rahmat pembenaran yang mempersatukan pribadi yang bersangkutan dengan Kristus dan Gereja-Nya.
Pembaptisan juga membuat penerimanya mengambil bagian dalam imamat Kristus dan merupakan landasan komunio (persekutuan) antar semua orang Kristen.
Selain Sakramen Baptis ada beberapa Sakramen dalam Gereja Katolik yang termasuk Sakramen inisiasi.
Diantaranya Sakramen Ekaristi dan Sakramen Krisma.
Tahap Inisiasi Katolik
1) Masa pra-katekumenat/simpatisan menjadi Katekumen
Masa pemurnian motivasi calon, dituntut pertobatan dan iman.
2) Masa Katekumen menjadi Calon Baptis
Masa perkembangan iman calon baptis, merupakan masa pengajaran dan pembinaan iman.
3) Masa Calon Baptis menjadi Baptisan baru
Masa persiapan baptisan dan penerimaan menjadi angota Gereja Katolik.
Sesudah dibaptis, para baptisan baru menerima/mengalami masa pembinaaan iman sebagai baptisan baru yang disebut mistagogi.
Untuk dibaptis, seseorang harus percaya dan beriman kepada Kristus.
Percaya kepada Kristus Berarti hidup sesuai dengan ajaran Kristus dalam Kehidupan sehari-hari.
Melalui sakramen baptis sesorang dilahirkan kembali dalam air dan Roh.
Lilin bernyala yang diterima oleh baptisan baru dalam upacara sakramen baptis merupakan lambang baptisan baru yang sudah diterangi oleh Kristus dan harus senantiasa berusaha hidup dalam terang Kristus.
Materi dan Forma Sakramen Baptis
Materi: Air
Forma: Aku membaptis kamu dalam nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus..
Buah Atau Rahmat Sakramen Baptis:
1. mendapat pengampunan dari segala dosa, baik dosa asal maupun dosa yang dibuatnya.
2. Menjadiciptaan baru dan dilantik menjadi anak Allah.
3. Memperoleh rahmat pengudusan yang;membuatnya sanggup semakin percaya kepada Allah, berharap kepada-Nya, dan mencintai-Nya.
Membuatnya hidup di bawah bimbingan dan dorongan Roh Kudus.Membuatnya sanggup bertumbuh dalam kebaikan
4. Digabungkan menjadi anggota Gereja, sebagai bagian dari Tubuh Mistik Kristus.
5. Dimeteraikan secara kekal dalam sebuah meterai rohani yang tak terhapuskan, sebagai bagian dari Kristus.
• Kalender Liturgi Katolik Senin 7 November 2022 Lengkap Bacaan Injil dan Biarawan BcO 1Mak. 1:41-64
Macam-Macam Baptisan:
1. Baptisan bayi : baptisan yang diterima saat masih bayi.
2. Baptisan dewasa: baptisan yang diterima saat sudah dewasa.
3. Baptisan rindu: saat seseorang ingin dibaptis dan ingin menjadi anggota Gereja Katolik, menjalani masa katekumenat namun sebelum dibaptis, ia sudah meninggal.
Maka ia sudah menerima baptisan rindu.
4. Baptisan darah: saat seseorang ingin dibaptis dan ingin menjadi anggota Gereja Katolik, menjalani masa katekumenat namun sebelum dibaptis, ia sudah meninggal karena membela imannya.
Sumber: kaj.or.id
(*)
[Update informasi seputar Katolik]
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Mengenal-Sakramen-Baptis-dalam-Tradisi-Gereja-Katolik.jpg)