Sosok Muhammad Rikaz Prabowo, Guru Sejarah yang Hantarkan Gelar Pahlawan Nasional ke dr Rubini

Buku 'Biografi Dokter Raden Rubini Natawisastra' tersebut adalah salah dokumen penting dibalik suksesnya pengusulan dr rubini sebagai pahlawan nasiona

Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Faiz Iqbal Maulid
Tribunpontianak/Muhammad Firdaus
Muhammad Rikaz Prabowo, penulis buku Biografi Dokter Raden Rubini Natawisastra. Saat ditemui ditempatnya mengajar. SMA Muhammadiyah 1 Pontianak. Jumat, 4 November 2022 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Muhammad Rikaz Prabowo, Guru sejarah SMA Muhammadiyah 1 Pontianak, adalah sosok dibalik pengangkatan dokter rubini sebagai pahlawan nasional asal Kalimantan Barat lewat bukunya yang berjudul 'Biografi Dokter Raden Rubini Natawisastra'.

Buku 'Biografi Dokter Raden Rubini Natawisastra' tersebut adalah salah dokumen penting dibalik suksesnya pengusulan dr rubini sebagai pahlawan nasional.

Rikaz yang juga merupakan Sekretaris Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Kalimantan Barat ini, menjelaskan bahwa mulanya ia menulis sebuah jurnal yang memuat tentang peristiwa berdarah pada tragedi Mandor tahun 1944 silam.

Dalam jurnalnya ini, ia menceritakan tentang korban-korban pada tragedi Mandor tersebut, yang salah satunya adalah dr Raden Rubini Natawisastra.

Dokter Rubini Dinyatakan Sebagai Pahlawan Nasional, Disini Alamat Rumahnya Saat Tinggal di Pontianak

Paska tulisannya tersebut, ia kemudian dihubungi dan bertemu dengan Tim Ahli Waris dr Rubini di Jakarta, yang merupakan cucu kandung dr Rubini, yakni Dr. Giwo Rubianto Wiyogo, dan kemudian memintanya untuk menuliskan buku Biografi dr Rubini tersebut pada akhir Februari 2022 lalu.

"Terkait dengan dr Rubini itu saya dihubungi oleh Tim Ahli Waris dr Rubini, Tim Ahli Waris dr Rubini itu posisinya di Jakarta, tidak ada yang tinggal di Pontianak," ucap Rikaz kepada Tribun Pontianak saat ditemui di SMA Muhammadiyah 1 pada Jumat, 4 November 2022.

"Cucunya lah, cucu dr Rubini, ya beliau mengutarakan maksud bahwa pingin ada penulis yang mengangkat tentang dr Rubini, yang dimana tulisan itu nantinya akan digunakan untuk pengusulan calon Pahlawan Nasional untuk Kakek beliau."

"Sebelum-sebelumnya belum pernah ada buku yang membahas tentang biografi dr Rubini secara spesifik. Tim Ahli Waris pun dapat kontak saya karena gak sengaja nemu dalam jurnal saya itu pernah nulis tentang salah satu korban Mandor itu dr Rubini," jelas Rikaz kepada.

Sebagai pecinta dan seorang Guru sejarah, Ia pun akhirnya menyanggupi permintaan tersebut, dengan tempo waktu satu setengah bulan ia berhasil menyelesaikan tulisannya pada bulan April.

Namun, dengan berbagai tantangan dalam mencari dan mendapatkan data/sumber yang akurat, buku tersebut kembali direvisi beberapa kali, hingga akhirnya betul-betul rampung pada Juli 2022 lalu.

"5 bulan lah kurang lebih, untuk ngumpulkan data cari-cari sumber dan sebagainya, 5 bulan lah menulis tentang dr Rubini."

"Sebelumnya saya belum tau bagaimana sih perjuangan dr Rubini sebenarnya, cuman mengetahui beliau salah satu tokoh yang menjadi korban Mandor."

"Nah setelah saya cari-cari data bahan-bahannya itu ternyata kontribusinya luar biasa besar selama masa perjuangan dulu. Bahkan beliau itu berjuangnya bukan pas jamannya Jepang saja pas jaman Belanda juga," jelasnya.

Mengenal Makam Juang Mandor Tempat Peristirahatan Terakhir Dokter Rubini Pahlawan Nasional Indonesia

Setelah rampung, buku tersebut pun menjadi buku pertama yang mengulas secara khusus biografi dr Rubini, sehingga kemudian dijadikan salah satu dokumen utama dalam pengusulan sebagai Pahlawan Nasional.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved