Lokal Populer

Kunjungan Wisatawan Asing ke Kalbar Meningkat, Pertumbuhan Ekonomi Pontianak Meningkat

Berdasarkan kebangsaan, kunjungan masih didominasi oleh wisman berasal dari Malaysia tercatat sebesar 1.724 kunjungan

TRIBUNPONTIANAK/MASKARTINI
Kepala BPS Kalbar, Moh Wahyu Yulianto saat memimpin siaran resmi statistik beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat merilis pada September 2022 ada 2.289 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kalbar.

Kepala BPS Kalbar, Moh Wahyu Yulianto mengatakan kunjungan tersebut naik sebesar 3,48 persen dibandingkan dengan bulan Agustus 2022.

"Kunjungan wisman pada Agustus 2022 yang tercatat sebanyak 2.212 kunjungan wisman melalui pintu masuk yang sama yakni pintu masuk Entikong, pintu masuk Aruk dan pintu masuk Nanga Badau," ujar Wahyu, Rabu 2 November 2022.

Pada September 2022 ada 2.289 kunjungan wisman ke Kalbar melalui pintu masuk Entikong sebanyak 172 kunjungan, melalui pintu masuk Aruk sebanyak 1.692 kunjungan, dan melalui pintu masuk Nanga Badau sebanyak 425 kunjungan yang berasal dari kawasan ASEAN (98,69 persen), Asia selain ASEAN (1,18 persen), kawasan Eropa (0,04 persen), kawasan Oseania (0,04 persen) dan kawasan Timur Tengah (0,04 persen).

Disdukcapil Kayong Utara Upayakan Agar Semua Anak memiliki KIA

Berdasarkan kebangsaan, kunjungan masih didominasi oleh wisman berasal dari Malaysia tercatat sebesar 1.724 kunjungan, dan 497 kunjungan wisman berkebangsaan Indonesia atau Penduduk Luar Negeri.

Penlu atau pendul adalah penduduk Indonesia yang tinggal di luar negeri minimal 1 tahun. Sedangkan di bulan Agustus 2022 ada 2.212 kunjungan wisman melalui pintu masuk jalur darat Entikong, Aruk dan Nanga Badau.

Secara umum, pola kedatangan wisatawan mancanegara ke Kalimantan Barat pada tahun 2019 sampai dengan 2022 mengalami perubahan secara signifikan.

Pada tahun 2019, tingkat kedatangan wisatawan mancanegara tercatat tinggi pada Bulan Maret, Juni, Agustus, Desember, dan berada di titik terendah pada Bulan Oktober dengan 5.055 kunjungan.

Pada Januari 2020, kunjungan wisman sempat lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2019. Namun, sejak terjadinya pandemi Covid-19, kunjungan wisman ke Kalbar merosot tajam.

Tercatat, sejak Maret 2020 kunjungan wisman mengalami penurunan, bahkan mencapai titik terendah pada bulan Desember 2020.

Pada bulan Juni, Agustus, September tahun 2021 serta bulan Januari dan Februari 2022 tidak ada wisman sedangkan di bulan April sampai dengan bulan September seiring telah dibukanya pintu masuk jalur udara maupun pintu masuk jalur darat wisman yang berkunjung ke Kalbar terus meningkat.

Pertumbuhan Ekonomi Pontianak Meningkat

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap Upah Minimum Kota (UMK).

Soal rencana penetapan UMK 2023, Bahasan menerangkan, jika kondisi pertumbuhan ekonomi di Kota Pontianak meningkat, bisa saja UMK tersebut ada kenaikan dari tahun sebelumnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved