Doa Katolik
Konsili Kalcedon Cara Gereja Katolik Melawan Ajaran Sesat Eutyches
Ajaran Eutyches ini mengajarkan bahwa ke dua kodrat Yesus itu, Allah dan manusia tercampur dan tak terbedakan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ajaran Eutyches merupakan ajaran Sesat yang dilawan Gereja Katolik.
Ajaran Eutyches ini mengajarkan bahwa ke dua kodrat Yesus itu, Allah dan manusia tercampur dan tak terbedakan.
Untuk melawan ajaran Eutyches ini maka diadakanlah Konsili Kalcedon, tahun 451.
Konsili ini mengambil keputusan tegas untuk meyingkirkan semua ajaran Sesat dan menegaskan kembali iman yang benar.
Dimana Konsili ini menegaskan bahwa kodrat keallahan dan kemanusiaan Yesus tetap terbedakan.
Yesus sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh manusia.
• Konsili Efesus Cara Gereja Katolik Lawan Ajaran Sesat Nestorius Sebut Yesus Miliki 2 Kodrat Pribadi
Dalam Konsili Kalcedon inilah secara resmi disahkannya syahadat iman, yang terkenal dengan Syahadat Niceani atau lebih dikenal dengan Syahadat Nicea-Konstantinopel (syahadat panjang).
Nama resminya adalah Syahadat Niceani.
Berikut Syahadat Nicea-Konstantinopel
"Kami (Aku) percaya akan satu Allah, Bapa yang Mahakuasa, pencipta langit dan bumi.
Dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan.
Dan akan satu Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah yang Tunggal.
Ia lahir dari Bapa, sebelum segala abad.
Allah dari Allah, Terang dari terang.
Allah benar dari Allah benar.
Ia dilahirkan, bukan dijadikan.
Sehakikat dengan Bapa, segala sesuatu dijadikan oleh-Nya.
Ia turun dari sorga, untuk kita manusia.
Dan untuk keselamatan kita, Dan Ia menjadi daging oleh Roh Kudus.
Dari Perawan Maria, dan menjadi manusia.
Ia pun disalibkan untuk kita waktu Ponsius Pilatus.
Ia wafat kesengsaraan dan dimakamkan.
Pada hari ketiga Ia bangkit, menurut kitab suci.
Ia naik ke surga, duduk disisi kanan Bapa.
Ia akan datang kembali dengan mulia.
Mengadili orang hidup dan yang mati.
Kerajaan-Nya tak akan berakhir.
Kami (Aku) percaya akan Roh Kudus.
Ia Tuhan yang menghidupkan.
Ia berasal dari Bapa dan Putera.
Yang serta Bapa dan Putera.
Disembah dan dimuliakan.
Ia bersabda dengan perantaraan para nabi.
Kami (Aku) percaya akan gereja.
Yang satu, kudus, katolik dan apostolic.
Kami (Aku) mengakui satu pembaptisan, akan pengampunan dosa.
Kami (Aku) menantikan kebangkitan orang mati dan hidup di akhirat. Amien.
• Syahadat Gereja Katolik Melawan Ajaran Sesat Macedonius yang Menyangkal Keilahian Roh Kudus
Sumber: imankatolik.or.id
(*)
[Update informasi seputar Katolik]
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Konsili-Konsili-Kalcedon-Cara-Gereja-Katolik-Melawan-Ajaran-Sesat-Eutyches.jpg)