Bangkitkan Inspirasi Belajar Siswa Lewat Laboratorium Pendidikan Sejarah IKIP PGRI Pontianak

Kunjungan tersebut dilakukan dalam upaya membangkitkan inspirasi siswa akan pelajaran sejarah.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Faiz Iqbal Maulid
Istimewa
Siswa SMAN 8 Pontianak mengunjungi laboratorium pendidikan sejarah milik IKIP PGRI Pontianak hari ini Kamis 27 Oktober 2022 pagi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebanyak 36 siswa kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 8 Kota Pontianak melakukan kunjungan ke laboratorium Pendidikan sejarah milik Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (IKIP PGRI) Pontianak

Kunjungan tersebut dilakukan dalam upaya membangkitkan inspirasi siswa akan pelajaran sejarah.

Pasalnya di laboratorium Pendidikan sejarah milik IKIP PGRI Pontianak para siswa bisa melihat secara langsung benda-benda yang selama ini mereka hanya lihat di foto. Seperti koleksi peninggalan manusia purba milik laboratorium pendidikan sejarah IKIP PGRI Pontianak.

Pengelola laboratorium pendidikan sejarah IKIP PGRI Pontianak Pujo Sukino mengungkapkan di laboratorium pendidikan sejarah IKIP PGRI Pontianak siswa dapag megunjungi ruang historica didactica yang merupakan mini museum sejarah lokal. Lalu episentrum Soedarto yang merupakan mini museum sejarah lokal Provinsi Kalimantan Barat.

"Dengan adanya kunjungan ke laboratorium maka mereka bisa melihat secara langsung benda-benda yang selama ini mereka hanya lihat di foto seperti peninggalan manusia purba," ujar Pengelola laboratorium pendidikan sejarah IKIP PGRI Pontianak Pujo Sukino, hari ini Kamis 27 Oktober 2022.

SMAN 1 Sukadana Harap Aksi Bergizi di Sekolah Wujudkan Generasi Berkualitas

Pujo menyebutkan laboratorium pendidikan sejarah IKIP PGRI Pontianak memiliki koleksi yang banyak di datangkan dari Sangiran Jawa Tengah dan Trowulan, Jawa Timur. Terutama peninggalan pada masa Prasejarah dan Hindu Budha. 

Selain itu menurutnya laboratorium pendidikan sejarah IKIP PGRI Pontianak juga memiliki beberapa koleksi yang menggambarkan tentang sejarah Kalbar. Terutama yang dipajang di Epicentrum Soedarto diantaranya adalah maket kerajaan Islam, kebudayaan masyarakat melayu dan dayak.

"Selain sebagai tempat untuk belajar sejarah, laboratorium pendidikan sejarah IKIP PGRI Pontianak juga merupakan pusat konservasi peninggalan sejarah," jelasnya.

Dikatakannya Laboratorium pendidikan sejarah IKIP PGRI Pontianak sangat terbuka untuk guru, siswa dan masyarakat umum yang ingin belajar bersama-sama. 

Terlebih menurutnya keterlibatan siswa, guru, organisasi profesi dan masyarakat sangat penting dalam mempertahankan sejarah.

"Kita terbuka dan sesuai dengan slogan kampus the best dimana IKIP PGRI Pontianak menjadi pelopor mini museum yang di kelola oleh non pemerintah," ungkapnya.

Sementara itu guru sejarah SMAN 8 Pontianak Diah Retna Lestari menyebutkan dengan mengunjungi laboratorium pendidikan sejarah IKIP PGRI Pontianak para siswa bisa belajar secara bersama-sama. Terlebih ruang laboratorium tersebut merupakan minimuseum sejarah nasional dan lokal.

"Beberapa koleksi laboratorium yang di buat oleh dosen dan prodi pendidikan sejarah benar benar menginspirasi bagi guru sejarah," tutupnya.

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved