Disbunnak Kalbar Juarai Lomba Inovasi Daerah Aplikasi Manajemen Lalu Lintas Hewan dan Produk Hewan

Terpilihnya inovasi Mane Lawan kata Munsif juga membuktikan kreativitas dan inovasi nyata dan mendorong semangat ASN lainnya berlomba - lomba untuk bi

Penulis: Maskartini | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/MASKARTINI
Kadisbunnak Kalbar, Muhammad Munsif saat menunjukkan piagam penghargaan pada Rabu, 26 Oktober 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalbar meraih juara 1 Lomba Inovasi Daerah 2022 kategori Pemerintah Daerah Provinsi Kalbar.

Aplikasi yang menghantarkan Disbunnak Kalbar jadi yang terbaik adalah aplikasi Manajemen Lalu Lintas Hewan dan Produk Hewan (Mane Lawan) yang digagas Drh Maulid Dio Suhendro.

Kadisbunnak Kalbar, Muhammad Munsif mengapresiasi inovasi SDM Disbunanak Kalbar yang mampu bersaing di tingkat pemerintah provinsi dan menjadi yang terbaik. Aplikasi Mane Lawan perspektifnya sangat luas, bukan hanya soal penyakit namun soal ternak dan sebarannya.

"Hal itu harus menjadi konsentrasi semua pihak apalagi dalam menghadapi berbagai tantangan. Pentahelix dari berbagai unsur seperti pemerintah, pelaku usaha, akademisi, media masa, dan LSM harus berkolaborasi," ujar Munsif pada Rabu 26 Oktober 2022.

Terpilihnya inovasi Mane Lawan kata Munsif juga membuktikan kreativitas dan inovasi nyata dan mendorong semangat ASN lainnya berlomba - lomba untuk bisa berkompetisi dalam hal positif, mampu inovasi lebih hebat lagi dalam semua aspek sesuai tugas dan fungsi.

Maulid Dio Suhendro mengaku sangat bersyukur dan bangga sebagai ASN di lingkup Disbunnak Kalbar bisa meraih inovasi 1 kategori Pemerintah Provinsi Kalbar.

"Capaian yang ada tentu tidak terlepas arahan dan dukungan Kepala Disbunnak Kalbar beserta pejabat lainnya sehingga saya semakin yakin dan memaksimalkan potensi yang ada," ujar Dio.

Kampus Merdeka Fair Hadir Menyapa Civitas Akademika di Kota Khatulistiwa

Aplikasi Mane Lawan diakui pria kelahiran Singkawang ini, lahir dari pemikiran yang sederhana namun ingin berbuat yang lebih besar untuk Kalbar terutama dalam meningkatkan swasembada pangan dari sektor peternakan.

Hal tersebut juga sebagai bentuk perwujudan dari visi Pemerintahan Provinsi Kalbar guna sejahterakan masyarakat Kalbar melalui percepatan pembangunan, infrastruktur dan perbaikan tata kelola pemerintahan.

Untuk mewujudkan swasembada pangan dari sektor peternakan tentu menghadapi tantangan dan terbaru kita dihadapkan dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), bersyukur atas peran semua pihak bisa nihil kasus.

"Sebelumnya ada juga ASF atau flu babi Afrika. Penyakit tersebut menular dan tentu bisa merugikan peternak. Pada sisi lainnya otomatis ketersediaan pangan hewan terganggu sehingga bisa menyebabkan inflasi," ujarnya.

Mahasiswa dengan IPK 4.00 Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana Bali ini menyampaikan bahwa Mane Lawan, sebagai pengecekan awal atau garda terdepan dalam memantau keluar masuknya ternak ke Kalbar.

Melalui petugas di pintu perbatasan darat antar provinsi, mengawasi dan mendata hewan yang masuk dan datanya dimasukkan dalam aplikasi Mana Lawan. Dengan demikian, hewan yang masuk terpantau dan dipastikan dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

Mane Lawan kata Dio merupakan kunci dalam menjaga kestabilan pangan, dengan konsep satu data yang terintegrasi merupakan poin utama dalam menjaga tersebarnya penyakit hewan sehingga keyakinan terhadap ternak sehat, mandiri dan unggul.

"Kedepannya diharapkan Kalbar tidak harus bergantung terhadap provinsi lain untuk pengadaan ternak," ujarnya.

Disbunnak Provinsi Kalbar terus memberikan kemudahan layanan dengan menghadirkan sembilan inovasi layanan yang diluncurkan oleh Gubernur Kalbar bertepatan dengan momen HUT Ke-65 Pemprov Kalbar pada Februari 2022.

Disbunnak menjadi top Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan jumlah inovasi yang luncurkan terbanyak pada momen HUT Pemprov Ke-65 tahun. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved