251 Tahun Usia Pontianak, Wako Edi Komitmen Jadikan Kota Semakin Hijau dan Warga Bahagia

Kota Pontianak sebagai pusat pemerintahan Provinsi Kalbar, sebagai pusat pendidikan, pusat perekonomian, sebagai kota jasa dan perdagangan

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Muhammad rokib
Foto Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono memberikan sambutan pada puncak Hari Jadi Kota Pontianak ke-251. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Puncak Hari Jadi Kota Pontianak ke-251 tahun 2022 menjadi momen kebangkitan bagi kota Pontianak yang dijuluki Kota Khatulistiwa.

Pada HUT ke-251 Kota Pontianak ini mengusung tema 'Pontianak Kuat, Pontianak Hebat'.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak seluruh masyarakat warga Kota Pontianak untuk menjadikan momentum Hari Jadi ini sebagai wujud kebangkitan untuk menjadikan Kota Pontianak dan warganya kuat dan hebat, sehat dan bisa terus melanjutkan pembangunan di Kota Pontianak ini.

"Kita terus berupaya menciptakan Kota Pontianak semakin nyaman, semakin hijau, semakin bersih dan membuat masyarakatnya bisa bahagia dan sejahtera," ujarnya pada puncak peringatan Hari Jadi Kota Pontianak ke-251 di halaman depan Kantor Wali Kota Pontianak, Minggu 23 Oktober 2022.

Baca juga: Terima Penghargaan di HUT ke-251 Kota Pontianak, Veddriq : Jadikan Momentum Kebangkitan Olahraga

Edi memaparkan, seiring perkembangan setelah mengalami masa pandemi, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan melibatkan seluruh jajaran dunia usaha dan masyarakat.

Hal ini terbukti dengan peningkatan-peningkatan yang berhasil ditoreh oleh Pemkot Pontianak. Pertama, pertumbuhan ekonomi Kota Pontianak sekarang ini mencapai 4,6 persen.

Setelah di masa pandemi sempat mengalami minus hingga 3,9 persen. Kemudian, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yang mana tahun 2021 IPM menyentuh angka 79,93.

Tahun 2022 ini ditargetkan hingga 80. Angka kemiskinan juga menurun, dari sebelumnya 4,7 persen menjadi 4,3 persen.

"Kota Pontianak juga ditetapkan sebagai TPID Terbaik se-Kalimantan dan meraih penghargaan TPID Awards baru-baru ini," ungkapnya.

Pembangunan infrastruktur di Kota Pontianak terus berlanjut, seperti dimulainya pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I dan penataan Jalan Sultan Hamid II.

Pembangunan ini akan memberikan dampak yang sangat positif untuk wilayah Pontianak Timur dan Utara. Selanjutnya target menyelesaikan pembangunan rumah sakit di Pontianak Utara tahun ini.

"Jalan-jalan akan ditingkatkan kualitasnya termasuk jalan-jalan lingkungan," imbuhnya.

Edi menyebut, masih banyak pekerjaan rumah yang masih harus dituntaskan, seperti bertambahnya volume produksi sampah, kebutuhan air bersih, masalah air limbah dan masalah transportasi kota.

Kota Pontianak sebagai pusat pemerintahan Provinsi Kalbar, sebagai pusat pendidikan, pusat perekonomian, sebagai kota jasa dan perdagangan, tidak bisa berdiri sendiri.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved