Daerah Terdampak Banjir, Pertamina Pastikan Stok BBM Hingga LPG di Kalbar Aman Terkendali

Sehingga masyarakat tetap bisa memenuhi BBM nya ke SPBU terdekat . Kondisi banjir juga terus dipantau, ketika bisa dilalui maka akan langsung eksekusi

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
NET/Google
Gas LPG Subsidi 3 kg - Harga Gas LPG Melambung! Muncul Wacana Baru Beli Gas LPG 3 Kg Subsidi Pakai MyPertamina. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Area Manager Communication and CSR, Susanto August Satria pastikan stok BBM di daerah terdampak banjir di Kalbar saat ini aman terkendali, dan tidak ada kelangkaan

Ia menjelaskan untuk distribusi BBM memang ketika banjir seperti contoh di Kabupaten Sintang ada yang mencapai 9,6 meter, saat itu ada tiga SPBU yang terdampak.

“Tetapi ada juga SPBU yang tidak terdampak , jadi strategi penyaluran tetap ada tapi ke penyaluran SPBU yang tidak terdampak,”ujarnya Jumat 21 Oktober 2022.

Sehingga masyarakat tetap bisa memenuhi BBM nya ke SPBU terdekat . Kondisi banjir juga terus dipantau, ketika bisa dilalui maka akan langsung eksekusi penyaluran ke SPBU tersebut.

“Jadi secara distribusi memang ia agak terhambat, tapi secara kebutuan stok aman masih bisa terpenuhi di SPBU yang ada disekitarnya,”ungkapnya.

Banjir Landa Kecamatan Nanga Tayap Ketapang, Sepuluh Rumah Ibadah Terdampak

Dengan demikian, ia menegaskan secara keseluruhan di Kalbar untuk stok tersedia baik BBM subsidi, solar , pertalite , juga non subsidi yaknu pertamax, dexlite dan pertamax turbo.

“Intinya masyarakat jangan kawatir apalagi untuk Kota Pontianak stok saat ini aman,”ucapnya.

Ia juga menambahkan untuk stol Gas LPG 3 Kg untuk saat ini juga aman tidak ada yang langka.

“Kita bicara LPG 3 kg yang subsidi tidak terjadi kelangkaan, tapi tetap Pertamina menjalin kerjasama dengan Disperindag setempat karena bagaimana pun pengawasan membutuhkan kordinasi, kolaborasi antar instansi,”ungkapnya.

Hal itu dilakukan, agar LPG 3 kg bisa dinikmati oleh masyarakat miskin atau tepat sasaran. Dengan harapan penyaluran lebih tepat sasaran dengan sistem yang akan di sesuaikan mengikuti apa yang sudah Pertamina lakukan dengan program BBM Subsidi tepat.

“Karena sekarang misalnya beli solar akan dicatat nopol dan ada pengendaliannya,”ucapnya.

Dikatakannya kalau untuk sekarang beli solar sudah harus dicatat nopolnya untuk diinput ke sistem, kalau sudsh daftar subsidi tepat akan mendapat barcode yang bisa ditunjukan ke pegawai SPBU. Sehingga akan kelihatan mobil itu cocok tidak dengan barcode atau nopolnya.

“Kalau misalnya belum daftar silahkan bagi yang berhak,”ujarnya.

Ia menegaskan kembali jika ada SPBU yang menjual BBM diatas harga yang sudah ditetapkan. Dikatakannya bahwa masyarakat apabila menemukan SPBU yang menjual misalnya harga solar yang dijual tidak sesuai dengan harga yang tertera , siapapun oknumnya infokan saja ke cabang Pertamina di Kalbar atau bisa sampaikan ke 135.

“Tapi harus dengan bukti, jadi enak kalau kami ingin melakukan pembinaan. Tapi sekarang sudah mudah karena sudah digitalisasi. Tapi jika ada oknum meminta harga lebih, jangan ragu untuk melapor,”tegasnya.

Namun ia juga meminta kesadaran masyarkat untuk membeli BBM subsidi secukupnya, jangan sampai ditimbun atau dijual kembali. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved