Khazanah Islam

Arti dan Tanda-tanda orang Pendendam, Cara Menghindari Dendam dalam Islam

Secara defenisi dendam adalah kemauan yang keras dari seseorang atau kelompok untuk membalas kejahatan dari seseorang atau kelompok lain.

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Kolase/Dan
Sifat dendam akan membuahkan sikap buruk bagi pelakunya seperti hasad, merasa senang jika orang lain susah dan memutuskan tali persaudaraan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Islam mengajarkan setiap pemelukunya untuk menghindari sifat-sifat tercela.

Satu di antaranya adalah dendam.

Dendam yang kesumat sangat berbahaya jika terus terpelihara dalam diri.

Buang semua rasa dendam dengan memberikan maaf.

Arti dan Contoh Sikap Hasad yang Harus Dihindari oleh Manusia

Secara defenisi dendam adalah kemauan yang keras dari seseorang atau kelompok untuk membalas kejahatan dari seseorang atau kelompok lain.

Allah SWT sangat membenci orang yang pendendam, karena sifat pendendam sangat membahayakan dan merugikan orang lain.

Sifat dendam akan membuahkan sikap buruk bagi pelakunya seperti hasad, merasa senang jika orang lain susah dan memutuskan tali persaudaraan.

Sekali itu di akhirat kelak tidak akan mendapat ampunan dari Allah

Kebalikan sikap dendam adalah al-Afwu, yaitu sikap berlapang dada dalam memberikan maaf kepada orang yang melakukan kesalahan, tanpa disertai rasa benci di hati,

Apalagi merencanakan pembalasan terhadap orang yang melakukan kesalahan, meskipun ia sanggup melakukan pembalasan itu.

Islam mengajarkan menganjurkan penyelesaian masalah dengan jalan damai dan saling memaafkan.

Masalah itu harus diselesaikan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan rasa dendam, yang mana perasaan dendam itu hanya merugikan diri sendri serta membahayakan bagi diri maupun orang lain.

Nabi Muhammad SAW sabagai suri teladan kita telah memberikan beberapa contoh, betapa beliau sangat pemaaf dan bukan pendendam.

Ketika beliau akan dibunuh oleh Suraqah, dan kemudian beliau punya kesempatan untuk membalasnya.

Beliau tidak melakukannya, tapi Beliau malah memaafkanya. Dan masih banyak contoh yang lainnya.

  • Bentuk-bentuk (Ciri-ciri) Perilaku Dendam

Seseorang yang mempunyai sikap pendendam, dalam dirinya memiliki sifat sebagai berikut:

a. Memiliki emosi yang tinggi dan mudah tersinggung;

b. Susah diajak berbicara dengan baik;

c. Suka mengancam terhadap orang yang menyebabkan kecewa;

d. Tidak mudah memberikan maaf kepada orang yang dianggap salah;

e. Tidak mau menerima nasehat orang lain.

  • Dampak Negatif Dendam

a. Dapat menimbulkan retaknya hubungan persaudaraan.

b. Timbulnya rasa saling curiga diantara kedua belah pihak.

c. Menimbulkan pertikaian akibat kejahatan yang tidak dapat selesai dengan balasan kejahatan.

d. Semakin menambah rumitnya masalah, sehingga dapat menimbulkan masalah yang baru.

  • Cara Menghindari Perilaku Dendam

a. Berusaha untuk selalu memiliki sikap sabar dan berjiwa besar dalam menghadapi masalah.

b. Tidak membalas suatu kejahatan dengan kejahatan yang lain.

c. Menyadari sepenuhnya bahwa setiap manusia berpeluang untuk berbuat kesalahan maupun kejahatan.

d. Menyadari bahwa dirinya sendiri suatu saat mungkin akan berbuat jahat sebagaimana yang telah dilakukan orang lain.

Pembahasan materi diatas dilansir dari buku siswa aqidah akhlak kelas 8 Mts/SMP yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia 2022.

Semoga dapat membantu adik-adik belajar dan menambah pengetahuan dan kearifan bagi siapapun yang membacanya. Wallahulalam. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved