950 Petugas Pendataan Regsosek di Sambas, Kepala BPS Sebut Masih Ditemukan Penolakan

Pendataan Regsosek tahun 2022 Kabupaten Sambas sudah dimulai 15 Oktober 2022 dan akan berakhir 14 November 2022 mendatang. Dia menambahkan petugas lap

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. BPS Sambas
Petugas lapangan pendataan Regsosek Tahun 2022 BPS Kabupaten Sambas, ketika melakukan pendataan dengan wawancara dan geotaging di sejumlah rumah pejabat daerah, Selasa 18 Oktober 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Sebanyak total 950 petugas lapangan pendataan registrasi sosial ekonomi (Regsosek) Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sambas sudah diterjunkan ke lapangan. Pendataan yang dilakukan BPS Kabupaten Sambas sudah dimulai 15 Oktober 2022 kemarin.

Namun demikian, baru beberapa hari dimulai pendataan oleh petugas pihak BPS menyebutkan masih terdapat kendala yang dihadapi petugas lapangan. Diantaranya penolakan warga sebagai responden yang ingin dimintai data.

"Masyarakat masih ada yang menolak untuk didata, dengan alasan kesalahpahaman. Hal tersebut juga karena belum memahami dan belum tahu manfaat dan tujuannya," kata Kepala BPS Kabupaten Sambas Muhammad Suudi, Selasa 18 Oktober 2022.

Pendataan Regsosek tahun 2022 Kabupaten Sambas sudah dimulai 15 Oktober 2022 dan akan berakhir 14 November 2022 mendatang. Dia menambahkan petugas lapangan sebanyak 950 orang yang dibekali nametag dan surat tugas sebagai tanda pengenal petugas pendataan.

Berikan Hadiah Umroh Guru SMP, Bupati Sambas Satono : Semoga dalam Lindungan-Nya

"(Petugas dibekali) Name tag dan dibekali surat tugas dari BPS Sambas. Masyarakat masih ada yang menolak untuk didata, dengan alasan kesalahpahaman," ujarnya.

Dia menegaskan masih adanya penolakan warga disinyalir karena belum tahu manfaat dan tujuan pendataan tersebut. Selain itu, kendala di lapangan selain terjadi penolakan itu juga terkait cuaca.

"Warga yang sulit ditemui khususnya wilayah perkotaan dan komplek perumahan. Dengan sosialisasi yang masif harapannya tidak ada lagi penolakan terhadap petugas," jelasnya.

Dia pun berharap seluruh warga yang menjadi responden memberikan jawaban yang benar dan valid kepada petugas pendataan. Sebab kata dia pendataan ini bersifat sensus seluruh penduduk.

"Harapannya karena pendataan ini sifatnya sensus seluruh penduduk, semua penduduk memberikan jawaban yang benar dan valid. Betul, petugas di lapangan 732 orang dan pengawas 188 orang dan koordinator kecamatan 31 petugas," katanya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved