Polri Bakal Terbitkan Perkap yang Mengatur Pengamanan Sepakbola di Indonesia

Informasi tersebut disampaikan oleh Wakil Komandan Korps Brimob Polri Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso melalui keterangan tertulis

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Kolase
Kepolisian bakal menyusun Peraturan Kapolri (Perkap) sebagai dasar melakukan tugas pengamanan sepakbola di Indonesia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kepolisian bakal menyusun Peraturan Kapolri (Perkap) sebagai dasar melakukan tugas pengamanan sepakbola di Indonesia.

Informasi tersebut disampaikan oleh Wakil Komandan Korps Brimob Polri Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso melalui keterangan tertulis sebagaimana dikutip Kompas.Com.

Menurutnya aturan itu dibuat sebagai bentuk evaluasi atas terjadinya Tragedi Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, 1 Oktober 2022.

Update Terbaru! Korban Meninggal Dunia Tragedi Kanjuruhan Malang menjadi 132 Orang

“Kami bersama stakeholder, penyelenggara, suporter, rekan-rekan terkait ini telah sepakat mengevaluasi, kemudian Polri semenjak ada kejadian ini sudah mendapat instruksi dari Bapak Kapolri untuk membuat produk (hukum) yang menjadi bahan untuk suatu regulasi sebagai dasar untuk masalah keamanan,” ujarnya.

Pembahasan soal aturan tersebut dilakukan dalam rapat koordinasi (rakor) di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Namun, ia belum menjelaskan poin-poin apa yang akan dimasukkan dalam aturan tersebut.

Setyo mengatakan, pelaksanaan beleid tersebut akan mengikuti aturan-aturan yang telah dikeluarkan oleh FIFA maupun Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Lebih lanjut, Setyo mengucapkan terima kasih kepada para suporter yang juga hadir dalam rakor dengan memberikan masukan-masukan.

Ia memastikan setiap masukan akan menjadi referensi Polri menyusun aturan yang nantinya akan menjadi pegangan Polri, penyelenggara, dan khususnya satuan wilayah yang memiliki stadion yang akan digunakan untuk kompetisi.

“Ini sangat baik sekali, dengan masukkan yang diberikan. Sehingga produk ini akan menjadi dasar bagi Polri untuk melaksanakan pengamanan penyelenggaraan yang dilakukan oleh PSSI,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Polda Jawa Timur (Jatim) akan melakukan pemeriksaan terhadap stasiun televisi Indosiar soal hak siaran pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Dedi menyebutkan, pemeriksaan akan mendalami soal ketidaksesuaian hak siaran pertandingan itu dengan rekomendasi eks Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat.

"Hak siaran yang memainkan malam hari tidak sesuai rekomendasi Kapolres dari pendekatan keamanan dan keselamatan," kata Dedi yang dikutip Kompas.com.

Dedi mengatakan, pihak Indosiar dan sejumlah saksi lain akan diperiksa pada pekan depan di Polda Jatim. Selain memeriksa saksi, sejumlah tersangka juga akan diperiksa pada pekan depan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved