Khazanah Islam

Keutamaan Sholat Dhuha Sebagai Wasiat Rasulullah yang Disunnahkan Dikerjakan Setiap Hari

Banyak ulama yang menceritakan bahwa Sholat dhua merupakan satu di antara amalan yang bisa membuka rizki dan melancarkan segara urusan.

Editor: Hamdan Darsani
KOLASE TRIBUNPONTIANAK/DAN
Banyak ulama yang menceritakan bahwa Sholat dhuha merupakan satu di antara amalan yang bisa membuka rizki dan melancarkan segala urusan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sholat dhuha merupakan Sholat sunnah istimewa dengan keutamaan luar biasa.

Banyak ulama yang menceritakan bahwa Sholat dhua merupakan satu di antara amalan yang bisa membuka rizki dan melancarkan segara urusan.

Terdapat enam keutamaan bagi yang rutin mengerjakan dan mengamalkan Sholat dhuha yang dikumpulkan dari sejumlah sumber. berikut di antaranya.

1. Wasiat Rasulullah
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mewasiatkan kepada Abu Hurairah untuk senantiasa mengerjakan Sholat sunnah ini sebagai amal harian.

Maka sudah selayaknya kita juga mengerjakannya setiap hari.

أَوْصَانِى خَلِيلِى -صلى الله عليه وسلم- بِثَلاَثٍ بِصِيَامِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَىِ الضُّحَى وَأَنْ أُوتِرَ قَبْلَ أَنْ أَرْقُدَ

“Kekasihku –shallallahu ‘alaihi wa sallam- mewasiatkan tiga hal padaku: berpuasa tiga hari setiap bulannya, mengerjakan sholat dhuha dua raka’at dan sholat witir sebelum tidur.” (Muttafaq ‘alaih)

2. Sholat Awwabin

Rasulullah menyebut sholat ini sebagai sholat awwabin.

Yaitu sholatnya orang-orang yang kembali (bertaubat) kepada Allah alias taat. Merutinkannya menjadikan seseorang tercatat sebagai orang-orang awwabin, orang-orang yang taat dan kembali kepada Allah.

أوصاني خليلي بثلاث لست بتاركهن أن لا أنام إلا على وتر وأن لا أدع ركعتي الضحى فإنها صلاة الأوابين وصيام ثلاثة أيام من كل شهر

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Kekasihku (Muhammad) mewasiatkan kepadaku tiga perkara yang aku tidak meninggalkannya: agar aku tidak tidur kecuali setelah melakukan shalat witir, agar aku tidak meninggalkan dua rakaat shalat Dhuha karena ia adalah shalat awwabin serta agar aku berpuasa tiga hari setiap bulan” (HR. Ibnu Khuzaimah; shahih)

3. Dua Rakaatnya senilai 360 sedekah

Pelaksanaan sholat dhuha minimal dua rakaat. Meskipun hanya dua rakaat, ia senilai dengan 360 sedekah.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved