Breaking News:

Lokal Populer

Vaksin Kosong, Sekda Harisson Pinta Adanya Keringanan Aturan Perjalanan Pesawat Terbang

Harisson mengatakan stok vaksin yang kosong maka mereka yang belum melaksanakan vaksinasi booster atau vaksinasi ke 2 maka mereka tidak dapat terbang

KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY ZULHAM
Warga melakukan vaksinasi Covid-19 - Sekda Harisson telah meminta Dinas Kesehatan Provinsi untuk menyiapkan surat Gubernur yang ditujukan kepada EGM Angkasa Pura dan KKP Pontianak, agar memberikan keringanan terhadap peraturan perjalanan dengan menggunakan pesawat udara sehubungan dengan stok vaksin yang kosong. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Terjadi kekosongan stok vaksin secara nasional per 30 September 2022, termasuk di Kalimantan Barat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson menyampaikan dengan adanya kekosongan vaksin ini.

Maka pelaku perjalanan dengan  transportasi udara usia di atas 18 tahun yang belum melaksanakan vaksinasi booster atau vaksinasi ke-3 dan yang berusia 6 tahun sampai 17 tahun yang belum melaksanakan vaksinasi ke 2. Maka mereka tidak dapat melakukan perjalanan.

“Mereka baru bisa melakukan vaksinasi nantinya setelah stok vaksin tersedia. Jadi booster dulu baru kemudian terbang,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Selasa 4 Oktober 2022.

Ada 24 Parpol Daftarkan Diri Sebagai Peserta Pemilu, KPU Kalbar Gelar Sosialisasi Verifikasi

Harisson mengatakan dengan stok vaksin yang kosong maka mereka yang belum melaksanakan vaksinasi booster atau vaksinasi ke 2 maka mereka tidak dapat terbang.

Sekda Harisson juga telah meminta Dinas Kesehatan Provinsi untuk menyiapkan surat Gubernur yang ditujukan kepada EGM Angkasa Pura dan KKP Pontianak, agar memberikan keringanan terhadap peraturan perjalanan dengan menggunakan pesawat udara sehubungan dengan stok vaksin yang kosong.

“Saya juga sudah meminta Dinas Kesehatan Provinsi Kabupaten dan Kota agar menerbitkan surat keterangan tidak dapat melakukan vaksinasi terhadap seseorang sehubungan dengan stok vaksin yang kosong  sebagai dasar verifikasi oleh KKP di bandara agar calon penumpang pesawat dapat melakukan perjalanan,” tegasnya.

Surat ini dikatakannya sifatnya hanya sementara selama masih terjadi kekosongan vaksin.

Vaksin Kedaluwarsa

Sejak Januari 2021 hingga September 2022, sebanyak 60.600 dosis vaksin Covid-19 di Kabupaten Ketapang kedaluwarsa dan rusak.

Bahkan, sebagian sudah dikembalikan ke pihak provinsi Kalbar.

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 13.200 jenis AstraZeneca sudah kita kembalikan ke provinsi untuk nantinya dimusnahkan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang Rustami, Rabu 5 Oktober 2022.

Sedangkan sisa vaksin yang belum dikembalikan, kata Rustami, saat ini masih berada di sejumlah tempat baik termasuk di instalasi farmasi kabupaten dan sejumlah Puskesmas.

"Belum kita kembalikan karena masih menunggu arahan dari pusat. Jadi vaksin yang kedaluwarsa ini tidak langsung main kembalikan saja, tetapi ada prosedurnya termasuk arahan dari pusat," jelasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved