Doa Katolik

Renungan Harian Katolik Kamis 6 Oktober 2022, Meminta Roh Kudus kepada Allah

Lihat bacaan renungan harian Katolik Kamis 6 Oktober 2022 hari Minggu biasa XXVII bacaan injil diambil dari Lukas 11:5-13.

ISHARA S. KODIKARA / AFP
Suster-suster Katolik memegang obor saat demonstrasi anti pemerintah menentang kenaikan tarif listrik di Kolombo pada 20 September 2022. Lihat bacaan renungan harian Katolik Kamis 6 Oktober 2022 hari Minggu biasa XXVII bacaan injil diambil dari Lukas 11:5-13. 

U. Syukur kepada Allah.

Mazmur: Luk 1:69-70.71-72.73-75

Ref. Terpujilah Tuhan Allah Israel, sebab Ia mengunjungi umat-Nya.

1. Tuhan menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya; seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabi-Nya yang kudus.

2. Ia melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang membenci kita, untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita dan mengingat akan perjanjian-Nya yang kudus.

3. Sumpah telah diucapkan-Nya kepada Abraham bapa leluhur kita, bahwa Ia mengaruniai kita supaya kita terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut, dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita.

Bait pengantar injil

U : Alleluya

S : (Kis 16:14b) Tuhan, bukalah hati kami, supaya kami memperhatikan sabda Anak-Mu.

Lihat bacaan injil: Lukas 11:5-13

“Mintalah, maka kalian akan diberi.”

Pada waktu itu, sesudah mengajar para murid berdoa, Yesus bersabda kepada mereka, “Jika di antara kalian ada yang tengah malam pergi ke rumah seorang sahabat dan berkata kepadanya, ‘Saudara, pinjamilah aku tiga buah roti, sebab seorang sahabatku dalam perjalanan singgah di rumahku, dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya’, masakah ia yang di dalam rumah itu akan menjawab, ‘Jangan mengganggu aku; pintu sudah tertutup, dan aku serta anak-anakku sudah tidur. Aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepadamu’.

Aku berkata kepadamu: Sekalipun dia tidak mau bangun dan tidak mau memberikan sesuatu meskipun ia itu sahabatnya, namun karena sikap sahabatnya yang tidak malu-malu itu, pasti ia akan bangun dan memberikan apa yang dia perlukan.

Oleh karena itu Aku berkata kepadamu, mintalah, maka kamu akan diberi; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved