Polres Sintang dan Pegiat Olahraga Bola dan Simpatisan Gelar Doa Bersama Insiden Kanjuruhan Malang

kalah menang dalam sebuah pertandingan merupakan hal yang lumrah maka dari itu kita harap insiden ini menjadi yang terakhir

Editor: Jamadin
Dok. Polres Sintang
Kapolres Sintang AKBP Tommy Ferdian, S.I.K., M.Sc (Eng) bersama pegiat olahraga bola dan simpatisan gelar doa bersama, Rabu 5 Oktober 2022 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Tragedi stadion Kanjuruhan yang baru-baru ini memakan korban jiwa ratusan orang, membawa duka yang mendalam di seluruh tanah air Indonesia.

Sebagai wujud duka cita terhadap korban dan keluarga yang ditinggalkan atas insiden tersebut bertempat di taman Entuyut, Rabu 5/10. Polres Sintang menggelar kegiatan Doa bersama yang kali ini diikuti oleh Ketua KONI Sintang, Ketua PSSI Sintang, Kepala Kemenag Sintang, Kadispora Sintang para pengurus cabang olahraga Sintang, sejumlah penggiat olahraga, mahasiswa, simpatisan dan tak luput jajaran Polres Sintang.

Kapolres Sintang AKBP Tommy Ferdian, S.I.K., M.Sc (Eng) mengatakan kegiatan yang dilakukan ini merupakan salah satu bentuk solidaritas dan keprihatinan terhadap Tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang.

“Seluruh pihak terkait serta para simpatisan, penggiat sepak bola dan cabang olahraga lainnya di Kabupaten Sintang yang hadir hari ini mengikuti kegiatan doa bersama sebagai bentuk solidaritas dan keprihatinan atas tragedi yang menelan ratusan korban jiwa” ungkapnya.

Polres Mempawah Gelar Doa Bersama dari Mempawah untuk Korban Musibah Kanjuruhan Malang

 

“Kita hadir di sini bersama turut berbela sungkawa, mari kita doakan semoga arwah korban insiden Kanjuruhan diterima di sisi-nya dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan dalam musibah ini, dan untuk para korban yang mengalami luka-luka semoga segera diberikan kesembuhan” tambahnya.

Lebih lanjut Kapolres Sintang berharap peristiwa yang terjadi ini dapat dijadikan introspeksi seluruh pihak sehingga tragedi yang sama kedepannya tidak terulang kembali di tanah air.

“Tidak bisa kita pungkiri selain korban jiwa, insiden ini juga membawa dampak terhadap pengaruh dunia sepak bola di tanah air, kalah menang dalam sebuah pertandingan merupakan hal yang lumrah maka dari itu kita harap insiden ini menjadi yang terakhir, jangan sampai ada lagi insiden seperti ini di masa yang akan datang” Pesan Kapolres.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved