Wakil Bupati Sanggau Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan Umat Beragama

Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengatakan bahwa sosialisasi yang digelar FKUB harus dapat memberi kontribusi meningkatkan dan melestarikan keruku

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Diskominfo Sanggau
Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot saat foto bersama usai membuka kegiatan sosialisasi dan dialog kerukunan umat beragama di Aula Kantor Desa Suka Mulya, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Selasa 4 Oktober 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Dalam upaya meningkatkan kerukunan antar umat beragama, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kabupaten Sanggau menggelar sosialisasi dan dialog kerukunan umat beragama di Aula Kantor Desa Suka Mulya, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Selasa 4 Oktober 2022.

Kegiatan mengangkat tema "Dengan Semangat Kerukunan Antar Beragama Kita Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa".

Kegiatan dibuka Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot. Hadir juga Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan Kabupaten Sanggau, Kubin, Kepala Sat Pol PP Kabupaten Sanggau Victorianus, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), para tokoh lintas agama serta masyarakat Desa Suka Mulya.

Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengatakan bahwa sosialisasi yang digelar FKUB harus dapat memberi kontribusi meningkatkan dan melestarikan kerukunan kehidupan umat beragama di Kabupaten ini yang kreatif dan dinamis.

Bawaslu Sanggau Perpanjang Masa Pendaftaran Panwascam untuk 11 Kecamatan 

"Saya harap betul kepada Forum ini, FKUB sebagai mitra pemerintah harus mampu menjadi corong untuk menyampaikan informasi agar mencegah hal-hal yang dapat menjadi pemicu keributan. Kita harus mampu mencegah adanya gesekan yang berpotensi menimbulkan keributan di masyarakat,”katanya, Rabu 5 Oktober 2022.

Ontot mengatakan, pentingnya untuk terus merajut dan memelihara kerukunan antar umat beragama, karena itu sikap fanatisme yang sempit yang menjurus kepada intoleransi beragama harus dihindari.

"Sebaliknya kita harus mengembangkan sikap moderasi beragama yang mengutamakan sikap saling menghormati, saling menghargai dan saling membutuhkan sebagai sesama anak bangsa,"ujarnya.

Kerukunan umat beragama merupakan dasar yang kokoh untuk merajut kesatuan dan persatuan bangsa, untuk itu Ontot mengajak seluruh komponen masyarakat agar dapat memelihara kerukunan antar umat beragama, jika ada perbedaan pendapat maka perlu diselesaikan dengan cara dialog bukan main hakim sendiri.

"Dan harapan saya, melalui kegiatan ini para peserta memperoleh pengalaman dan pengetahuan tentang kerukunan dan dapat menggali aspirasi atau informasi, sehingga bisa dicapai kerukunan antar umat beragama,”katanya.

"Semua berperan aktif baik itu tokoh pemuda, tokoh adat dan tokoh masyarakat untuk terus bergandengan tangan dalam menjaga kerukunan dan meningkatkan rasa toleransi antar umat beragama di Kabupaten Sanggau,"tambahnya.

Pemerintah dan masyarakat tentu berkeinginan agar kerukunan hidup umat beragama yang telah terjalin dengan baik di Kabupaten ini tetap berjalan dangan baik, sehingga tidak akan ada terjadi kesalahpahaman yang bisa menimbulkan konflik. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved