Dipicu Cuaca Ekstrem, Tanah Longsor di Desa Pantok Sekadau Sebabkan 3 Keluarga Terdampak

Kalak BPBD Kabupaten Sekadau, Akhmad Suryadi mengatakan peristiwa tanah longsor terjadi pada pukul 24:00 WIB pada Selasa 4 Oktober 2022.

Tribun Pontianak/Marpina
Kondisi tanah longsor di Dusun Kenabu, Desa Pantok, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat pada Rabu 5 Oktober 2022 pukul 12.20 WIB 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Cuaca ekstrem di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat yang terjadi beberapa hari terakhir akibatkan tanah longsor di Dusun Kenabu, Desa Pantok, Kecamatan Nanga Taman. Sebanyak tiga keluarga terdampak.

Kalak BPBD Kabupaten Sekadau, Akhmad Suryadi mengatakan peristiwa tanah longsor terjadi pada pukul 24.00 WIB pada Selasa 4 Oktober 2022.

Menurut Akhmad Suryadi, longsor tersebut terjadi akibat tingginya curah hujan di wilayah Desa Pantok.

"Tingginya curah hujan yang terjadi Selasa malam mengakibatkan tanah lonsor di aliran sungai Kenabu, tanah lonsoran menutupi aliran sungai, sehingga mengakibatkan banjir setinggi 20 cm yang berdampak ke rumah warga dekat sungai," jelas Akhmad Suryadi, Rabu 5 Oktober 2022 malam.

Pencinta Bola di Sekadau Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang

Operasi Zebra Kapuas Sudah Tiga Hari Berlangsung, Ada Dua Kejadian Unik di Sekadau

Akhmad Suryadi mengungkapkan bahwa tidak ada korban jiwa maupun kerugian materil dalam peristiwa tersebut.

Ia mengatakan Kepala Desa Pantak bersama masyarakat setempat telah membersihkan tanah longsor tersebut menggunakan 2 mesin robin.

Sehingga, lanjut Akhmad Suryadi, setibanya Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Sekadau di lokasi tanah longsor sudah dibersihkan warga, aliran sungai pun sudah bisa mengalir dan banjir seketika surut.

"Kondisi sekarang di lokasi tanah lonsor, hujan dengan intensitas sedang. Warga yang terdampak ada 3 KK dengan total 9 jiwa. Kami menghibau warga untuk selalu waspada dengan kondisi cuaca ekstrim, dan bila terjadi bencana utk menghubungi kontak bencana HP : +6281254911797," tutup Akhmad Suryadi. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved