Lokal Populer

Bupati Citra Rencanakan Satu Desa Terdapat Satu Pangkalan Gas

peran pemerintah daerah harus optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Kayong Utara.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/DOK. PROKOPIM KAYONG UTARA
Pemkab Kayong Utara telah laksanakan Coffee Morning Focus Group Discussion (FGD), Penyesuaian Harga BBM dan Mitigasi Inflasi Daerah di Aula Istana Rakyat, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar. Senin 3 Oktober 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Menyikapi kenaikan harga BBM dan Inflasi, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara membahas hal tersebut secara bersama pada Coffee Morning Focus Group Discussion (FGD) Penyesuaian Harga BBM dan Mitigasi Inflasi Daerah.

Pada FGD yang telah terlaksana tersebut, Bupati Kabupaten Kayong Utara, Citra Duani menyampaikan arahannya.

Bupati Citra menuturkan, bahwa peran pemerintah daerah harus optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Kayong Utara.

"Mengatasi permasalah kenaikan BBM dan inflasi, maka kita harus bersinergi bersama jadi harus ada inovasi di masing-masing organisasi perangkat daerah dalam menyikapi berbagai permasalahan di masyarakat,” terang Bupati Citra.

Peringati HUT ke-77, Prajurit TNI di Pontianak Laksanakan Karya Bakti Bersihkan Sungai

“Bahkan harus ada forum untuk berbicara langsung, dengan para petani maupun nelayan," tambah Bupati Citra Duani.

Dikatakan Bupati Citra, bahwa Pemerintah Daerah harus bisa mengambil keputusan yang tepat menyikapi berbagai permasalahan sehingga masyarakat sangat terbantu.

"Perhatian ketahanan pangan, itu sangat penting. kita juga dapat 8 ton beras dari PT. CMI untuk nantinya dibagikan kepada masyarakat yang kurang mampu, ini salah satu upaya kita dalam mengatasi terjadinya gagal panen akibat banjir dan lain sebagainya, kemudian distribusi elpiji harus merata bahkan kita rencanakan satu Desa terdapat satu pangkalan gas,” ujar Citra.

Citra juga meminta kepada pihak terkait, selalu pantau ketersediaan BBM supaya stoknya tetap terjaga.

“Tumbuhkan kembali UKM yang ada di wilayah kita, dengan bersama HIPMI Kayong Utara. Kita dorong UKM ini, agar memiliki legalitas berupa Nomor Induk Berusaha (NIB), perhatikan dan lakukan pemantauan ketersediaan BBM agar tetap terjaga," tukas Citra Duani.

Strategi Tepat Sasaran

Untuk menyikapi kenaikan harga BBM dan resiko inflasi, dibutuhkan langkah-langkah yang tepat.

Termasuk di daerah, dalam menghadapi kenaikan harga BBM dan mengurangi resiko inflasi daerah diperlukan strategi yang tepat sasaran.

Polres Landak Sampaikan Sejumlah Pesan Kamtibmas pada Pelajar SMKN 1 Ngabang

Mengenai hal ini, Sekretaris Daerah Kayong Utara Hilaria Yusnani mengatakan ada beberapa langkah yang harus diambil pemerintah daerah dalam menyikapi kenaikan harga BBM dan mengurangi resiko inflasi daerah.

"Langkah yang perlu kita antisipasi yaitu ketersedian bahan pokok seperti beras, kemudian gas elpiji yang terjadi kelangkaan,” ujar Sekda Hilaria.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved