Banjir Sintang

Banjir di Serawai Sintang Surut Signifikan, Aktivitas Masyarakat Berangsur Normal

"Situasi banjir di wilayah Kecamatan Serawai hingga saat ini untuk debit air sungai melawi mengalami penurunan cukup signifikan, sebanyak kurang lebih

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Polsek Serawai
Banjir bandang yang melanda Kecamatan Serawai, Sintang, Kalimantan Barat, berangsur surut signifikan. Masyarakat terdampak mulai beraktivitas normal. Berdasarkan monitoring yang dilakukan oleh Polsek Serawai, masih terdapat genangan air luapan sungai melawi di beberapa titik. Seperti di Desa Nanga Serawai 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Banjir bandang yang melanda Kecamatan Serawai, Sintang, Kalimantan Barat, berangsur surut signifikan. Masyarakat terdampak mulai beraktivitas normal.

Berdasarkan monitoring yang dilakukan oleh Polsek Serawai, masih terdapat genangan air luapan sungai melawi di beberapa titik. Seperti di Desa Nanga Serawai.

"Ketinggi air di nanga serawai sekitar 5 centimeter," kata Kapolres Sintang, AKBP Tommy Ferdian melalui Kasi Humas AKP Sudjiono dikonfirmasi Tribunpontianak, Rabu 5 Oktober 2022.

Saat ini, kata Sudjiono tidak ada warga yang terdampak banjir. Dari semula 10 desa terdampak, kini sisa desa nanga serawai.

"Situasi banjir di wilayah Kecamatan Serawai hingga saat ini untuk debit air sungai melawi mengalami penurunan cukup signifikan, sebanyak kurang lebih 100 cm," jelas Sudjiono.

Data BNPB Banjir di Serawai Kabupaten Sintang 5 Ribu Warga Terdampak

Sudjiono meminta masyarakat tetap mewaspadai banjir susulan mengingat dalam beberapa hari kedepan intensitas hujan yang masih cukup tinggi sehingga tetap perlunya kewaspadaan terhadap kemungkinan adanya banjir kiriman.

"Apabila intensitas hujan cukup tinggi terjadi di wilayah Kecamatan Serawai, serta akan adanya penambahan debit air dari hulu sungai maka tidak menutup kemungkinan jumlah warga masyarakat yang terdampak banjir akan mengalami peningkatan. Hingga saat ini aktivitas masyarakat secara umum masih berjalan dengan normal," kata Sudjiono.

Camat Serawai, Rafael mengatakan aktivitas masyarakat mulai normal. Sebagian besar mulai membersihkan endapan lumpur.

"Sudah mulai beraktivitas dan bersih-bersih dari lumpur," katanya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved