Workshop Film Pendek, Zulfydar Komitmen Terus Dongkrak Film Pelajar di Kalbar Lebih Berkualitas

Ketua Pengda Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Kalimantan Barat, Zulfydar Zaidar Mochtar menyampaikan, workshop ini digelar

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Zulfydar Zaidar Mochtar Saat memberikan keterangan pers usai Workshop Film Pendek Festival Film Pelajar Khatulistiwa ke-3 Tahun 2022, di Hotel Kapuas Palace, Pontianak Kalimantan Barat, Selasa 4 Oktober 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Workshop Film Pendek Festival Film Pelajar Khatulistiwa ke-3 Tahun 2022 digelar dalam rangka untuk meningkatkan kualitas hasil film yang diciptakan oleh peserta atau pelajar dalam gelaran festival film pelajar Khatulistiwa ke-3 yang akan digelar pada Desember 2022 mendatang.

Ketua Pengda Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Kalimantan Barat, Zulfydar Zaidar Mochtar menyampaikan, workshop ini digelar untuk memantapkan kembali bagi pelajar, baik tingkat SMP, SMA dan mahasiswa dalam kegiatan film pelajar Khatulistiwa yang ke-3 nanti.

Ia menerangkan, bahwa gelaran film pelajar ini hanya digelar di dua kota se-Indonesia yaitu di Jogjakarta dan Pontianak.

Bangga Jadi Bagian Bangsa Indonesia, Zulfydar Zaidar Mochtar : Kolaborasi Bersama Membangun Daerah

"Kita di Kalbar terus melakukan peningkatan terhadap karya atau hasil film dari peserta maupun pelajar pada festival film pelajar Khatulistiwa ke-3. Salah satunya melalui workshop film pendek ini," kata Zulfydar usai Workshop, di Hotel Kapuas Palace, Pontianak Kalimantan Barat, Selasa 4 Oktober 2022.

"Hasil dari workshop ini mereka bisa mendalami dunia perfilman sehingga kualitasnya lebih bagus dan mampu memberikan aktualisasi. Melalui Festival Film Pelajar diharapkan bisa berkontribusi terhadap pembangunan daerah," imbuhnya.

Zulfydar menjelaskan, Output dari gelaran festival film pelajar Khatulistiwa tersebut. Diantaranya pertama, adalah peserta bisa menciptakan film lebih berkualitas.

Kedua, ada ekspresi diri terhadap lingkungan positif untuk disampaikan kepada publik.

"Informasi dari lingkungan mereka juga bisa diserap oleh Pemerintah melalui narasi perfilman," katanya.

Ketiga, melalui festival film pelajar Khatulistiwa ini, para peserta atau pelajar bisa siap dalam jurusannya di dunia perfilman sehingga mampu mengambil peran, baik sebagai sutradara, aktor dan lainnya.

"Tetapi yang sangat penting adalah semangat kebersamaan untuk memberikan kontribusi dalam membangun Kota Pontianak dan Kalbar melalui aktualisasi film pelajar ini," jelasnya.

Untuk itu, dirinya berharap agar ada  ada peran serta dukungan atau kontribusi dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian, baik
kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun Menteri Pariwisata sehingga tercipta kolaborasi yang kuat dalam meningkatkan dunia perfilman yang sangat diminati oleh kalangan anak muda di Kalbar.

"Maka saat ini kita sedang membuat korelasi dengan Kementerian untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan ini," ucapnya.

Untuk di Kota Pontianak Kalimantan Barat sendiri, Zulfydar mengatakan sudah mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Pontianak. Bahkan di tahun 2023 nanti Pemkot Pontianak juga akan menggelar kegiatan serupa.

Dari hal itu, Zulfydar berkeyakinan, bahwa peserta festival film pelajar Khatulistiwa ini akan terus bertambah. Ditargetkan untuk tahun 2022 ini sebanyak 100 peserta.

Sedangkan tahun sebelumnya diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri dari utusan sekolah ataupun perguruan tinggi kabupaten/kota se-Kalbar, bahkan  di tahun lalu ada peserta dari luar Kalbar yaitu Jakarta dan dan Batam.

"Tahun ini, kita juga undang sekolah-sekolah dan perguruan tinggi dari luar," ujarnya.

Pada gelaran festival ini, pihaknya menghadirkan para juri yang profesional di bidangnya masing-masing. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved