Refo Alami Patah Kaki Setelah Selamatkan Anak Umur Tiga Tahun Saat Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Muhammad Refo Septian (19) harus mengalami patah kaki saat berupaya menyelamatkan seorang anak berusia tiga tahun

AFP/STR
Dalam foto yang diambil pada 1 Oktober 2022 ini, sekelompok orang menggendong seorang pria usai pertandingan sepak bola antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Seorang warga Gresik menderita patah kaki saat menyelamatkan balita 

Usai menjalani perawatan, Refo mengaku bersyukur dijenguk Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Semua biaya perawatan ditanggung pemerintah.

"Bangga dijenguk Bupati, rela dari Gresik kesini (RSI Unisma)," kata Refo.

Refo bersama kedua orang tuanya di rumah sakit. Hanya ada ayah Refo bernama Faisal dan ibunya Windi.

Mereka berdua. Mereka tidak punya keluarga besar di Gresik.

Dewi Selamat Dari Penyerangan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, Setelah Didorong ke Jurang

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ditemani Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna dan Direktur RSI Unisma Malang, dr.H.Tri Wahyu Sarwiyata, M.Kes menjenguk Refo.

"Kami melihat langsung kondisi Refo salah satu korban di Stadion Kanjuruhan Malang. Kami cek langsung kondisinya membaik. RSI Unisma berkoordinasi terus dengan Dinkes Kabupaten Gresik," ucapnya.

Gus Yani berbincang cukup banyak dengan Refo yang saat ini tinggal di Pongangan, Manyar.

Bupati juga membantu Refo untuk izin bekerja terlebih dahulu kurang lebih 3 sampai 4 pekan agar proses penyembuhan berjalan maksimal.

"Kami beri motivasi agar tumbuh kepercayaan, tidak traumatik. Melihat kondisi kakinya patah tulang di kaki kiri," kata Gus Yani.

Tidak hanya Refo saja yang dijenguk. Empat korban lainnya yang berasal dari Malang dan sedang menjalani perawatan juga dijenguk.

"Ada empat korban lainnya di RSI Unisma juga kemi beri motivasi, seluruh masyarakat Gresik mendoakan semoga semuanya diberikan kesembuhan. Juga ada satu warga kami asal Ujungpangkah meninggal dunia kami doakan khusnul khotimah dan diampuni seluruh dosanya," tambahnya.

Sementara itu, Direktur RSI Unisma Malang, dr.H.Tri Wahyu Sarwiyata, M.Kes mengatakan, saat itu Refo datang dibantu teman-temannya di UGD karena tidak bisa jalan karena kesakitan. Kemudian dilakukan asesmen ada patah di engkel kaki kiri.

"Alhamdulilah koordinasi dengan kadinkes Gresik, segera bisa ditindaklanjuti pertolongan penanganan mas Refo. Saat ini kondisinya jauh lebih baik, stabil. Tidak boleh menapak dulu selama empat minggu. Nanti bisa diteruskan kontrol di RSUD Ibnu Sina," terangnya.

Hingga nanti saat kembali pulang di Gresik, Refo bisa melakukan kontrol rutin di RSUD Ibnu Sina.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved