Menuju Smart City, Ini Harapan Warga Pontianak

Sebagai ibu rumah tangga dan aktif sebagai pelaku UMKM ia berharap adanya terobosan pemerintah dalam membantu pelaku usaha berkembang

Penulis: Maskartini | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Juleha dan Desi Ariani. (Instagram) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Perda Nomor 9 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pontianak smart city telah diterbitkan.

Perda tersebut mengatur tentang implementasi smart city atau kota pintar di Kota Pontianak

Menanggapi hal tersebut warga Kota Pontianak, Desi Ariani (32) mengatakan menyambut baik terselenggaranya kota smart sesuai dengan visi Indonesia smart nation.

Sebagai pelaku UMKM ia berharap keberadaan pelaku usaha juga di support terutama dalam hal digitalisasi pemasaran produk.

Baca juga: Kadiskes Provinsi Akui Stok Vaksin Covid-19 Kosong dan Masih Menunggu Pendistribusian dari Kemenkes 

"Semoga semakin banyak fasilitas-fasilitas untuk pelaku usaha, pembangunan sarana dan prasarana yang menunjang kebahagian keluarga dan pendidikan yang maju," ujar ibu tiga anak ini.

Sebagai ibu rumah tangga dan aktif sebagai pelaku UMKM ia berharap adanya terobosan pemerintah dalam membantu pelaku usaha berkembang dan mampu bertahan disaat krisis.

"Artinya ada berbagai pelatihan yang diperlukan untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha. Kita bisa bergerak tapi perlu dukungan pemerintah dalam mengenalkan produk melalui berbagai kegiatan pameran dan lainnya," ujarnya.

Berbeda dengan Warga Sungai Raya Dalam, Juleha (35).

Ia berharap penerapan smart city mengubah dan mempermudah urusan misalnya kependudukan.

"Jangan lagi dipersulit, perlunya hanya persyaratan 3 namun dipersulit menjadi 5. Jadi harus smart, memudahkan kami sebagai warga dalam mendapatkan akses pelayanan," ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved