Pembukaan Porseni Guru se-Kalbar, Sekda Harrison: IPM dan Mutu Pendidikan di Kalbar Masih Rendah

PLT Ketua PGRI Kalbar Muhamad Firdaus dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan yang akan berlangsung selama 3 hari ini, mengatakan bahwa HUT PGRI an

TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD FIRDAUS
Pembukaan Porseni PGRI Kalbar yang digelar di Kampus IKIP PGRI Pontianak, dengan mengusung tema serentak berinovasi wujudkan merdeka belajar. Senin, 3 Oktober 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka menyambut HUT ke- 77 PGRI dan Hari Guru Nasional, PGRI Kalbar menggelar Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) guru se-Kalimantan Barat.

Pembukaan Porseni PGRI Kalbar digelar di Kampus IKIP PGRI Pontianak, dengan mengusung tema serentak berinovasi wujudkan merdeka belajar. Senin, 3 Oktober 2022.

Hadir dalam agenda pembukaan ini, PLT Ketua PGRI Kalbar Muhamad Firdaus, Sekda Kalbar Harisson, dan Walikota Pontianak Edi Kamtono.

PLT Ketua PGRI Kalbar Muhamad Firdaus dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan yang akan berlangsung selama 3 hari ini, mengatakan bahwa HUT PGRI an Hari Guru Nasional merupakan sebuah penghargaan dari Pemerintah Pusat terhadap guru-guru di seluruh Indonesia.

Oleh karenanya ia berharap kesejahteraan itu tidak hanya diperjuangkan oleh Pemerintah Pusat saja, melainkan juga Pemerintah Daerah di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota di Kalbar ini.

Jadwal Samsat Keliling Pontianak Hari Ini Senin 3 Oktober 2022 Pelayanan UPT PPD Kalbar Wilayah I

"Dan kami juga berharap penghargaan guru-guru itu bukan cuma dari pemerintah pusat, tapi juga diperjuangkan oleh Pemerintah Daerah dan Kabupaten/Kota," ucapnya.

Ia juga berharap kemudian para guru dapat menjalankan perannya sebagai pendidik dengan sebaik-baiknya.

Oleh karenanya ia meminta para guru untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitasnya dalam mengajar para siswanya.

"Saya berpesan kepada bapak ibu guru yang ada di Kalbar ini, lakukanlah tugas yang sebaik-baiknya, memberikan pengajaran yang sebaik-baiknya," ucapnya.

Sementara itu Sekda Harisson mengatakan bahwa peran Guru ini sangat penting, mengingat masih rendahnya tingkat IPM Kalimantan Barat.

Selain itu ia juga mengatakan, berdasarkan data BPS permasalahan lain yang saat ini dihadapi oleh Kalbar adalah terkait dengan mutu pendidikan masih rendah.

"Sebenarnya Kalimantan Barat ini masih mempunyai permasalahan terhadap IPM, IPM ini kam salah satunya adalah pendidikan, ya," ucapnya.

"Di samping itu kita juga memiliki masalah sebenarnya kalau menurut BPS itu, mengenai mutu pendidikan," tambahnya.

Oleh karenanya, dengan adanya agenda Porseni ini, Harisson berharap kepada para guru dapat saling bersilaturahmi dan bertukar pengalaman untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Kalbar ini.

"Oleh karena itu peran penting dari guru-guru se-Kalbar ini untuk terus berinovasi dan berupaya agar mutu pendidikan di Kalbar ini meningkat," tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved