Inflasi di Kalbar 1,57 Persen, Kelompok Transportasi Sumbang Inflasi Tertinggi Hingga 9,17 persen

Moh Wahyu Yulianto mengatakan inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada 8 kelompok pengeluaran.

Penulis: Maskartini | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Maskartini
Press release resmi Badan Pusat Statistik BPS Kalbar. (Maskartini) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Pusat Statistik ( BPS ) Provinsi Kalimantan Barat merilis pada September 2022 gabungan 3 kota IHK di Kalbar sebesar 1,57 persen dengan IHK 113,68.

Kepala BPS Kalbar, Moh Wahyu Yulianto mengatakan inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada 8 kelompok pengeluaran.

"Kelompok pengeluaran yang mengalami peningkatan indeks berturut-turut dari yang tertinggi yaitu kelompok transportasi sebesar 9,17 persen, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,10%," ujarnya Senin 3 Oktober 2022.

Selanjutnya kelompok perlengkapan peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,47%, kelompok perumahan air listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,33

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved