7 Sanksi FIFA Usai Insiden Kanjuruhan, Indonesia Terancam Batal Gelar Piala Dunia U-20 2023

Karena insiden tersebut, sepak bola Indonesia terancam terkena sanksi berat dari FIFA.

Instagram @pssi
Insiden Kanjuruhan membuat FIFA kemungkinan memberikan 7 sanksi terhadap sepak bola Indonesia, apa saja? 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Insiden berdarah yang menewaskan lebih dari 130 orang di Stadion Kanjuruhan, Malang mencuri sorotan dari asosiasi induk sepak bola FIFA.

Insiden tersebut terjadi usai laga Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu 1 Oktober 2022 malam.

Karena insiden tersebut, sepak bola Indonesia terancam terkena sanksi berat dari FIFA dan AFC.

Dalam jumpa pers PSSI pada Minggu 2 Oktober 2022, Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan bahwa pihaknya terus berkomunikasi dengan FIFA dan AFC.

Menurut Yunus Nusi, Presiden FIFA, Gianni Infantino menyatakan tragedi Kanjuruhan adalah hari yang gelap bagi sepak bola dunia.

PSSI Berikan Sanksi Tegas ke Arema, Atas Peristiwa Kerusuhan Usai Pertandingan Liga 1 di Kanjuruhan

Ada 7 kemungkinan sanksi dari FIFA yang mengancam sepak bola Indonesia, apa saja?

1. Batal Menggelar Piala Dunia U-20 2023

2. Timnas Indonesia Tak Bisa Ikut Piala Asia 2023 dan Piala Asia U-20

3. Klub Indonesia Tidak Bisa Mentas di Piala AFC dan Liga Champions Asia

4. Liga 1 Tanpa Penonton

5. Rangking poin FIFA Timnas Indonesia dikurangi

6. Kompetisi Liga Indonesia tanpa penonton

7. Klub Indonesia dilarang bermain di AFC Cup dan Liga Champion Asia

Ketum PSSI Mochamad Iriawan Pimpin Invetigasi Kerusuhan di Kanjuruhan Usai Laga Arema vs Persebaya

Dilansir dari SuryaMalang.com, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengonfirmasi jumlah korban tewas dalam insiden Stadion Kanjuruhan sebanyak 125 orang per Minggu 2 Oktober 2022.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved