Liga 1

PSSI Berikan Sanksi Tegas ke Arema, Atas Peristiwa Kerusuhan Usai Pertandingan Liga 1 di Kanjuruhan

PSSI akan memberikan sanksi tegas kepada pihak tuan rumah Arema FC atas terjadinya insiden berdarah di Stadion Kanjuruhan Malang.

Editor: Jimmi Abraham
BOLASPORT
Sekjen PSSI, Yunus Nusi yang didamingi Wasekjen PSSI, Maaike Ira Puspita dan Tim Dokter Timnas, Syarif Alwi dalam konferensi pers di Stadion Madya, Senayan, Minggu 2 Oktober 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - PSSI akan memberikan sanksi tegas kepada pihak tuan rumah Arema FC atas terjadinya insiden berdarah di Stadion Kanjuruhan Malang.

Seperti diketahui peristiwa kerusuhan terjadinya usai pertandingan Liga 1 Indonesia Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang.

Kejadian ini juga menjadi peristiwa sejarah paling kelam sepak bola di Indonesia, yang menelan korban 131 orang (sumber: Tribunnews)

Saat ini investigasi yang diketuai oleh Mochamad Iriawan Ketum  PSSI di Malang sedang dilaksanakan untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut.

Ketum PSSI Mochamad Iriawan Pimpin Invetigasi Kerusuhan di Kanjuruhan Usai Laga Arema vs Persebaya

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi mengatakan, bahkan pihaknya tak menutup kemungkinan bakal memberi sanksi lebih berat untuk tim berjuluk Singo Edan itu.

Adapun hukuman sebelumnya Arema FC telah dikenakan sanksi yakni tidak diizinkan menggelar partai kandang sampai akhir musim ini.

"Bahwa sanksi berat menunggu Arema dan Panpelnya. Karena kejadian ini kejadian luar biasa dan sangat luar biasa," tegas Yunus dalam konferensi pers di Stadion Madya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu 2 Oktober 2022.

Lanjut Yunus, saat ini Ketua Umum PSSI, Muhammad Iriawan atau Iwan Bule juga sudah meminta kepada jajaran PSSI untuk membuat keputusan secepatnya.

Turut Berdukacita Mendalam, Ketum PSSI Kalbar Harap Tragedi Kanjuruhan Malang Tak Terulang Lagi

Tak hanya PSSI, kejadian ini disebutnya praktis menjadi atensi semua pihak karena telah menewaskan ratusan suporter dan ratusan lainnya luka-luka.

"Namun demikian kita masih harus menunggu hasil dari tim investigasi terlebih dulu," ungkapnya.

Kejadian ini pun diakui Sekjen PSSI sebagai pukulan berat bagi berbagai pihak dan akan dilakukan evaluasi menyeluruh.

Pasca kejadian ini pula, pihaknya bakal mengkaji ulang penyelenggaraan kompetisi Liga 1.

"Bahkan juga untuk semua kompetisi," ucapnya.

Menerka Kekuatan Guam Jelang Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U17 2023

Sebelumnya PSSI juga sudah menunda perkhelatan Liga 1 Indonesia selama sepekan kedepan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved