Lokal Populer

Pembatalan Rencana Penghapusan Honorer, Sutarmijdi Tegaskan Tidak Tambah Tenaga Kontrak Baru

tidak ada penambahan tenaga kontrak yang baru, dan tenaga honorer yang ada sejauh ini telah diikutkan ke PPPK.

TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Gubernur Sutarmidji saat memberikan sambutan pada acara Sekda Se-Kalbar di Mercure Pontianak, Rabu 28 September 2022. 

Disatu sisi ia dengan tegas mengatakan tidak ada penambahan tenaga kontrak baru.

“Jadi saya harap semua honorer dan tenaga kontrak bekerja dengan baik. Saya tegaskan juga untuk daerah-daerah, tidak boleh lagi menerima tenaga honorer yang baru,”pungkasnya.

Belum Menerima Pemberitahuan Secara Resmi

Kepala BKD Provinsi, Ani Sofyan mengatakan kabar tersebut awalnya disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana.

Namun dikatakannya secara resmi, Pemprov Kalbar belum menerima pemberitahuan secara tertulis atau secara resmi.

TPAKD Kota Pontianak Terus Berupaya Dorong Pemulihan Ekonomi Terutama di Sektor UMKM

“Itu pernyataan Pak PLT kepala BKN, secara surat belum kami terima,”ujarnya, Jumat 30 September 2022.

Ani Sofyan menyampaikan bahwa untuk saat ini Total tenaga Honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar saat ini mencapai 1.353 orang, terdiri dari security 308 orang, supir 68 orang, Cleaning Service 139 orang, kesehatan/ Administrasi 838 orang. Belum termasuk dengan data guru honorer yang sejauh ini masih dilakukan validasi.

Sehingga sebanyak 1.353 orang tenaga kontrak di Pemprov Kalbar masih bisa berlanjut, dengan telah dibatalkannya penghapusan tenaga honorer pada tahun 2023.

Di sisi lain, untuk tenaga honorer yang sudah ada disiapkan untuk mengikuti PPPK. Pemprov Kalbar sendiri untuk tahun ini telah menyiapkan sekitar seribu lebih tenaga PPPK.

Dimana kuota untuk formasi PPPK guru yang telah disiapkan sebanyak 1.333 orang, tenaga teknis 293, dan tenaga kesehatan 151 orang.

Sebelumnya, Ani Sofyan menyampaikan belum lama ini Pemprov Kalbar telah diundang untuk menghadiri rapat koordinasi bidang kepegawaian yang dilakukan oleh kementerian PAN-RB.

Dimana dalam rapat koordinasi tersebut, Menpan RB telam memberikan formasi untuk PPPK guru, tenaga teknis dan tenaga kesehatan.

“Kalbar sudah dapat kuota PPPK tahun 2022 untuk formasi guru sebanyak 1.333 orang, tenaga kesehatan (Nakes) 151 formasi, sedangkan tenaga teknis 293 formasi,”ujar Ani Sofyan kepada Tribun Pontianak, Senin 26 September 2022.

Ia mengatakan total 1.777 orang ini adalah kuota khusus Pemprov Kalbar, sedangkan untuk kuota di kabupaten kota belum masuk semuanya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved