Perokok Aktif di Sekadau Mampu Habiskan 300 - 500 Ribu Rupiah Perbulan Untuk Beli Rokok

Perokok aktif di Kabupaten Sekadau ungkap mampu habiskan 300-500 ribu rupiah per bulan untuk rokok, Jumat 30 September 2022.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Ilustrasi rokok yang dijual. Rokok menjadi satu di antara komoditi penyumbang kemiskinan di Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Rokok termasuk komoditi pemberi sumbangan besar terhadap garis kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat.

Perokok aktif di Kabupaten Sekadau ungkap mampu habiskan 300-500 ribu rupiah per bulan untuk rokok, Jumat 30 September 2022.

Satu di antara perokok aktif di Kabupaten Sekadau, Yusfen mengaku tidak mengetahui bahwa rokok menjadi salah satu komoditi penyumbang garis kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat.

Ia bahkan biasanya menghabiskan dua bungkus rokok dalam satu hari.

Tiga Kecamatan di Sekadau Perpanjang Pendaftaran Panwascam

Perbulan Ia juga biasanya menghabiskan Rp. 300.000,- sampai Rp. 500.000,- hanya untuk membeli rokok. Yusfen mengaku dengan penghasilan di bawa 3 juta rupiah per bulan, pengeluaran untuk membeli rokok tersebut tidak menggangu ongkos dapur dan kebutuhan lain.

Senada, Kris yang juga merupakan perokok aktif menuturkan biasanya menghabiskan rokok 1 bungkus perhari. Jika sedang hemat, 1 bungkus rokok bisa untuk dua hari.

"Harga rokok sebungkus 28,500 rupiah. Seminggu bisa 5-6 bungkus. Tergantung, kalau ada teman yang minta ya cepat habis. Biasa kalau ramai teman kadang banyak yang minta, sehari bisa 2-3 bungkus. Kalau sendiri bisa dua hari, " ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved