Eks-Anggota DPRD Nilai Dana Pokir Dewan Lebih Tepat Untuk Revitalisasi Pasar Beringin Singkawang

"Jika harus gunakan dana APBD maka itu akan berdampak besar dan akan terjadi banyak pergeseran program, pemangkasan banyak kegiatan yang telah disusun

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/RIZKI KURNIA
Suasana di Pasar Beringin Kota Singkawang, Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Meski sebelumnya sempat berpihak kepada para pedagang yang keberatan dengan rencana harga sewa dan los dalam program Revitalisasi Pasar Beringin Singkawang hingga sempat berencana menggelar aksi demo di kantor DPRD Singkawang.

Kini eks-anggota DPRD Kota Singkawang, Dedi Mulyadi berbalik arah dan mendukung penuh rencana Revitalisasi Pasar Beringin oleh Pemerintah Kota Singkawang.

Dengan tegas, Dedi Mulyadi memberikan dukungannya terhadap rencana Revitalisasi Pasar Beringin tersebut.

Ia bahkan, tidak lagi mempersoalkan dana investor yang akan digunakan oleh Pemerintah untuk merevitalisasi Pasar Beringin ini.

Dirinnya justru menilai penggunaan dana APBD dalam merevitalisasi Pasar Beringin yang membutuhkan biaya Rp 34 miliar tersebut akan berdampak besar terhadap program-program Pemerintah dan menyebabkan terjadi pergeseran program.

"Jika harus gunakan dana APBD maka itu akan berdampak besar dan akan terjadi banyak pergeseran program, pemangkasan banyak kegiatan yang telah disusun dalam Renstra tahun sebelumnya, karena dana 34 Miliar itu tidak sedikit dan sangat membebani APBD," ujar Dedi Mulyadi, Jumat 30 September 2022.

Pengunjung Harapkan Revitalisasi Pasar Beringin Singkawang Segera Terwujud

Terkecuali, lanjut Dedi Mulyadi, ke-30 Anggota Dewan di Kota Singkawang tersebut mau menyerahkan seluruh dana Pokok Pikiran (Pokir) mereka untuk revitalisasi Pasar Beringin tersebut, maka dirinya menyakini tidak akan membebani APBD.

"Kecuali seluruh Anggota Dewan yang berjumlah 30 orang itu mau menyerahkan seluruh dana Pokir nya yang disinyalir mencapai 40 Miliar dalam 1 tahun Anggaran, maka Dana Revitalisasi Pasar Beringin akan aman dan bisa menggunakan APBD," tegasnya.

Dirinya juga menilai, penggunaan Dana Pokir dari DPRD tersebut juga menjadi solusi terbaik bagi pedagang yang keberatan dengan biaya sewa los dan ruko.

"Jika benar ingin membantu pedagang maka inilah solusinya, bahkan akan lebih dari 34 Miliar yang tersedia dari pelepasan dana pokir itu," ujarnya.

Tak hanya itu saja, Dedi juga dengan tegas mengatakan, apabila terdapat pihak - pihak lain yang coba menggagalkan dan menolak dengan membonceng, menyusupi, mengatasnamakan pedagang dan berlindung dibelakang Penolakan Pedagang itu, maka akan berhadapan dengan masyarakat nantinya.

"Masyarakat berhak untuk dapat menikmati kemajuan pembangunan, keindahan pasar, kenyamanan konsumen dan tata kelola pasar yang teratur dan hiegenis, teraturnya Kios dan Los, kejelasan retribusi pasar, serta kembalinya fungsi jalan yang selama ini semrawut oleh pedagang kaki lima dan emperan jalan," tegasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved