Lokal Populer

Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Ingatkan Pentingya Literasi Digital di Era Modern dan Digitalisasi

sektor pendidikan berperan  penting dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dalam menghadapi derasnya arus informasi

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono membuka Kick Off Literasi Digital bagi Sekolah Menengah Kejuruan Kota Pontianak. 

Pemanfaatan teknologi juga membantu sektor pendidikan dengan aplikasi yang telah dibangun. Edi meminta peserta untuk memahami dunia virtual sebagai upaya efisiensi pekerjaan. 

“Misalnya saya ingin tahu pendapatan Kota Pontianak hari ini secara real time, atau juga melihat CCTV kondisi jalan. Nah itu kemudahan yang sudah tersedia, tapi jangan sampai kecanduan,” imbuhnya.

Edi menyampaikan, terdapat empat pilar literasi digital yang harus diketahui. Keempat pilar itu adalah etika, budaya, keamanan hingga skill digital.

“Pesan saya silahkan bermain media sosial tapi dengan bijak. Jika ada hal yang tidak disukai, jangan buru-buru disampaikan. Tapi tahan dan resapi maknanya, atau sampaikan dengan santun,” pungkasnya.

Lantik Literasi Digital

 Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyebut, setidaknya lebih 80 persen warga Kota Pontianak merupakan pengguna aktif media sosial (medsos). Dari angka itu, dia menilai medsos sudah menjadi kebutuhan sehari-hari.

“Bahkan dalam sehari mungkin bisa menghabiskan waktu rata-rata delapan jam untuk bermain medsos di gawai kita,” sebutnya usai melantik Duta Literasi Digital Regional Pontianak dan membuka kegiatan Webinar Makin Cakap Digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika, di Aula Asrama Haji Jalan Letjen Sutoyo, Kamis 28 Juni 2022.

Badko HMI Gelar Seminar Literasi Digital Kabupaten Kubu Raya

Seiring akses komunikasi yang kian mudah bagi banyak orang, arus informasi juga bertambah deras. Oleh sebab itu, Edi menilai perlunya literasi digital guna memudahkan setiap orang untuk berselancar di dunia maya. 

Tak kalah pentingnya, ia mengajak pengguna medsos untuk mampu memilah informasi antara yang positif atau negatif.

“Terutama adik-adik, anak-anak kita supaya lebih cerdas bermain medsos. Manfaatkan untuk hal yang produktif,” pesannya.

Keterlibatan teknologi informasi bahkan sudah mempengaruhi keadaan ekonomi suatu daerah. 

Karenanya, Edi meminta masyarakat Kota Pontianak agar bisa memanfaatkan platform yang ada di medsos menjadi wadah meningkatkan taraf ekonomi.

“Dampak dari medsos ada masalah yang juga menyebabkan kerugian diri sendiri, keluarga dan kelompok,” imbuhnya.

Dengan adanya Literasi Digital yang mengusung tema ‘Jarimu Harimaumu’ ini, Edi mengucapkan terima kasih kepada Kemenkominfo. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved