KTP Digital Sudah Diuji Coba Kepala Daerah dan Pegawai Disdukcapil Sekadau

Suryadi menjelaskan, nantinya dalam KTP digital jiga terdapat informasi lain seperti Kartu Keluarga (KK), NPWP, Kepemilikan Kendaraan, data Badan Kepe

TRIBUNPONTIANAK/MARPINA SINDIKA WULANDARI
Kepala Dinas Dukcapil Sekadau, Suryadi Saat ditemui di Ruang Serba Guna Kantor Bupati Sekadau, Kamis 29 September 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Kepala Dinas Dukcapil Sekadau, Suryadi menuturkan saat ini KTP digital sudah diuji coba oleh Kelapa Daerah dan pegawai di Dinas Dukcapil. Sebut penerapan bagi masyarakat umum akan bertahap, Kamis 29 September 2022.

Dikatakan Suryadi, KTP digital saat ini memang baru diuji coba bagi pegawai Disdukcapil. Penerapan dan sosialisasinya pun secara bertahap akan dilakukan. Mengingat ada beberapa tahapan yang harus dilalui untuk dapat menggunakan KTP digital tersebut. Satu di antara adalah wajib memiliki handphone, memiliki jaringan internet dan melek teknologi.

KTP digital bisa digunakan dengan mendownload aplikasi Identitas Kependudukan Digital (PPID Kemendagri) di ponsel masing-masing. Setelah itu baru mengisi data yang dibutuhkan dalam aplikasi dan akan ada pasword khusus yang dikeluarkan oleh Disdukcapil.

Suryadi menjelaskan, nantinya dalam KTP digital jiga terdapat informasi lain seperti Kartu Keluarga (KK), NPWP, Kepemilikan Kendaraan, data Badan Kepegawaian Nasional (BKN), dan kartu vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Warga Kubu Raya Mengaku Was-was Terjadi Kebocoran Data Dalam Penerapan KTP Digital

"Semua data yang ada nantinya akan terkoneksi dengan pelayanan publik. Saya sendiri sudah menggunakan dan NPWP saya sudah terintegrasi dengan pelayanan publik, kemarin juga sudah saya gunakan di airport dan itu bisa. Tidak ada masalah. Nanti juga ada QR Code identitas digital, biodata dan histori aktivitas yang dilakukan, " ujarnya.

Untuk mencegah data pemilik, Suryadi menghimbau agar tidak memberi pasword atau kode yang dikeluarkan oleh Disdukcapil kepada orang lain. Sementara jika handphone hilang ataupun rusak, masyarakat diminta untuk melaporkan ke Disdukcapil untuk menerbitkan kode baru guna mengaktifkan kembali aplikasi KTP digital tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved