Kemenag Mempawah Sebut Pentingnya Penguatan Moderasi Beragama di Tengah Masyarakat

Kementerian Agama sangat menghargai jiwa anak bangsa. Ketika ada konflik, yang dikhawatirkan adalah adanya korban jiwa.

Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Dok. Polres Mempawah
Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Mempawah, Mahmud Jayadi (menggunakan kopiah), saat menjadi narasumber pada kegiatan Asistensi Kelompok Sadar Kamtibmas yang dilaksankan Satuan Bimas Polres Mempawah Polda Kalimantan Barat di Rumah Budaya Melayu, Rabu 28 September 2022. (Dok. Polres Mempawah) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Mempawah, Mahmud Jayadi, menegaskan pentingnya penguatan moderasi beragama di tengah masyarakat.

Menurut Mahmud, untuk menciptakan masyarakat sadar keamanan dan ketertiban masyarakat, perlu adanya penerapan moderasi beragama.

“Moderasi beragama itu merupakan cara pandang beragama yang mengedepankan moderat. Tidak ekstrem kiri dan tidak juga ekstrem kanan,” terangnya, Kamis 29 September 2022.

Menurut Mahmud, kesalehan individual harus seimbang dengan kesalehan sosial. Jangan memonopoli tafsir kebenaran dalam beragama.

PKB Mempawah Siap Jaring Caleg Potensial untuk 2024, Razali: Target Kursi Dewan Kita Five Up

“Karena itu perlu dibangun dialog komunikasi antar pemeluk agama yang mengedepankan toleransi dalam interaksi kehidupan sehari-hari. Bukan debat, tapi dialog,” ujarnya.

Kata kuncinya tambah Mahmud, adalah saling mengenal, saling memahami dan pengertian merupakan hal yang harus diterapkan dalam kehidupan terkecil, dalam keluarga hingga dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat.

“Yakin lah, kalau sudah saling memahami tidak akan ada kericuhan dan kerusuhan,” jelasnya.

Kementerian Agama sangat menghargai jiwa anak bangsa. Ketika ada konflik, yang dikhawatirkan adalah adanya korban jiwa.

“Sedangkan membunuh satu nyawa, sama artinya membunuh seluruh manusia di muka bumi ini,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved