Bupati Satono Sebut MTQ Kecamatan Momentum Mensyiarkan Gairah Keislaman

Kecamatan Sambas sebagai ibukota kabupaten harus memberikan contoh kepada kecamatan-kecamatan yang lainnya untuk menjadi role model.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Dok Prokopim Pemkab Sambas
Panggung MTQ di Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas. Istimewa/ Dok Prokopim Pemkab Sambas 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas H Satono mengungkapkan, momentum Musabaqoh Tilawatil Quran di Kecamatan Sambas adalah momentum mensyiarkan keislaman, Kamis 29 September 2022.

Bupati Satono menjelaskan, Kecamatan Sambas sebagai ibukota kabupaten yang mempunyai 18 desa. Lanjut dia, Kecamatan Sambas adalah kecamatan penghubung Kabupaten Sambas, dengan momentum MTQ adalah momen untuk mensyiarkan keislaman.

"Di samping mencari bibit bobot yang unggul untuk MTQ tingkat yang lebih tinggi, momentum MTQ juga merupakan syiar Islam dan sewajarnya kita umat Islam Kabupaten Sambas 86 persen populasi harus bisa kita manajemen dengan baik, sehingga aura-aura keimanan dan keislaman terus bergairah di hari-hari berikutnya," jelasnya.

Satono mengatakan, Kecamatan Sambas sebagai ibukota kabupaten harus memberikan contoh kepada kecamatan-kecamatan yang lainnya untuk menjadi role model.

Baca juga: Wabup Fahrur Rofi Sebut Kinerja Poltesa Bangun Kabupaten Sambas

"Harapan saya momentum MTQ yang ke-9 ini dilaksanakan bisa menjadi role model dan memberikan contoh bagi kecamatan-kecamatan lain yang ada di Kabupaten Sambas. Semoga seluruh rangkaian acara MTQ ini mendapatkan ridha dan berkah dari Allah SWT," kata Bupati Satono.

Sebelumnya, Bupati Sambas dan Gubernur Kalbar menghadiri pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) IX Tingkat Kecamatan Sambas di Desa Saing Rambi belum lama ini.

Bupati Sambas, H Satono, mengatakan bahwa Kabupaten Sambas merupakan kabupaten yang populasi penduduknya terbesar kedua di Kalimantan Barat setelah Kota Pontianak.

Kabupaten Sambas memiliki populasi mayoritas penduduk muslim sebanyak 86 persen di Kabupaten Sambas yang artinya umat Islam sangat berperan penting bagi maju mundurnya Provinsi Kalimantan Barat khususnya Kabupaten Sambas.

"Sering saya sampaikan di berbagai momentum dan kesempatan, Sambas adalah kabupaten yang mempunyai populasi penduduk terbesar kedua setelah Kota Pontianak dan mayoritas penduduknya umat Islam sebanyak 86 persen.

"Artinya maju mundurnya Kabupaten Sambas sangat ditentukan oleh umat Islam yang ada di Kabupaten Sambas," kata Satono. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved