Tim Terpadu Sidak ke Beberapa Swalayan yang Iklankan Minuman Beralkohol di Medsos

Pasalnya, kata dia, pihak Xing Mart diduga telah mengiklankan minuman beralkohol di media sosial (Instagram).

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Tri Pandito Wibowo
foto saat Tim Terpadu melakukan Sidak di beberapa pasar swalayan di Kota Pontianak Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) bersama BPOM Kota Pontianak telah melakukan sidak ke beberapa pasar swalayan maupun gudang yang ada di Kota Pontianak Kalimantan Barat.

Salah satunya adalah swalayan Xing Mart, yang berada di Jalan Sungai Raya Dalam pada Selasa 27 September 2022 kemarin.

Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak, Nasir menyampaikan, sidak yang dilakukan tersebut dalam rangka untuk melakukan peninjauan sekaligus memberi pengarahan kepada para pihak swalayan.

Pasalnya, kata dia, pihak Xing Mart diduga telah mengiklankan minuman beralkohol di media sosial (Instagram).

Padahal menurutnya, hal tersebut tidak diperbolehkan.

Baca juga: 82 Tenant Thrifting Meriahkan Event Pontianak Festival Week, Wako Edi: Tingkatkan Geliat Ekonomi

"Sehingga pihak kita memberikan pembinaan dan meminta pengelola untuk menghapus unggahan tersebut dari media sosial," ujarnya.

"Memang secara ketentuan untuk kategori usaha supermarket boleh menjual minuman beralkohol yang tipe A, yang 5 persen kebawah, tapi tidak boleh mengiklankannya di media sosial dalam bentuk apapun. Dan kita juga sudah minta di media sosialnya untuk dihapus minuman beralkoholnya," ungkapnya.

Jika dari sisi perizinan kata Nasir, tidak ada masalah, bahkan ia menyebut sudah cukup baik.

"Sehingga kita lakukan pembinaan saja, kalau ada pelanggaran-pelanggaran, selama mereka bisa memenuhi rekomendasi kita, ya kita tidak mempermasalahkannya," ungkapnya.

Ia mengungkapkan bahwa, sidak tersebut dilakukan pada empat titik dengan variasi jenis usaha yang berbeda-beda, ada alkohol, sembako dan peoduk lainnya yang berkaitan dengan keamanan pangannya.

Diantaranya adalah Varia Rasa Gemilang, distributor minuman beralkohol ke toko VIP. Mu Gung Hwa, supermarket Korea, pernah konsultasi penjualan Soju.

Kata dia, sidak seperti ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh tim terpadu. Dalam 1 tahun dua kali. Pada September 2022 ini merupakan kedua kalinya.

"Jadi kita ini tim terpadu tidak hanya meninjau masalah pangan dan minumannya saja, tapi juga perizinannya, juga masalah layak edarnya dari BPOM dan kita ada dari dinas Lingkungan hidup terkait limbahnya. Dan nanti kita akan berikan rekomendasi dalam pengelolaan supaya lebih baik," jelasnya.

Jika setelah dilakukan sidak ini mereka masih melakukan pelanggaran. Maka pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk perizinan

"Untuk mekanisme untuk pencabutan kita perlu koordinasi dengan instansi teknis di kota Pontianak, nanti pencabutan itu dikelola PTSP dengan koordinasi PKPM pusat. Nanti ada mekanisme tersendiri di situ," tukasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved