Forum Komunikasi Pedagang Dukung Revitalisasi Pasar Beringin Asal Gunakan APBD Singkawang

Keberatan tersebut mereka sampaikan sambil berorasi dan membentangkan sepanduk bertuliskan penolakan keterlibatan investor dalam revitalisasi tersebut

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Rizki Kurnia.
Keberatan tersebut mereka sampaikan sambil berorasi dan membentangkan sepanduk bertuliskan penolakan keterlibatan investor dalam revitalisasi tersebut. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Ratusan pedagang dari Pasar Beringin Kota Singkawang menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor DPRD Kota Singkawang, Rabu 28 September 2022 pagi.

Aksi demonstrasi ini mereka lakukan sebagai wujud keberatan atas mahalnya harga sewa los dan ruko di Pasar Beringin yang akan diterapkan seusai pasar tersebut direvitalisasi oleh Pemerintah Kota Singkawang dengan menggandeng investor.

Keberatan tersebut mereka sampaikan sambil berorasi dan membentangkan sepanduk bertuliskan penolakan keterlibatan investor dalam revitalisasi tersebut.

Revitalisasi Pasar Beringin, Tjhai Chui Mie Minta Warga Berikan Kesempatan Pemerintah Bekerja

Koordinator aksi damai sekaligus Ketua Forum Komunikasi Pedagang Pasar Beringin Kota Singkawang, Nasikhi mengatakan, pada dasarnya pedagang sangat menyetujui adanya revitalisasi yang akan dilakukan di Pasar Beringin.

Namun, mereka keberatan dengan keterlibatan pihak investor yang digandeng Pemerintah untuk merevitalisasi pasar tersebut.

Lantaran penetapan harga sewa los dan ruko oleh pihak investor tersebut dinilai terlalu tinggi melebihi kemampuan para pedagang.

"Harga sewa los dan rukonya itu terlalu mahal, itu yang membuat kami para pedagang keberatan," ujar Nasikhi, Rabu 28 September 2022.

Para pedagang Pasar Beringin ini, lanjut Nasikhi, meminta agar program Revitalisasi Pasar Beringin ini dapat dilakukan menggunakan APBD dari Pemerintah sehingga harga sewa yang merupakan retribusi tersebut dapat diturunkan menjadi lebih murah.

"Kami mendukung revitalisasi, tapi dengan dana APBD, jangan lewat investor, karena kami akan berat (membayar sewa)," tukasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved