Tren Penjualan Kompor Induksi di Pontianak Cendrung Mengalami Peningkatan

penjualan kompor induksi belakangan ini cukup meningkat dikarenakan beberapa hal, satu di antaranya dikarenakan adanya promo penambahan daya

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Desi petugas kasir menujukan salah satu stok kompor listrik induksi, yang berada di jalan Purnama 1 No. 4b, Parit Tokaya Kecamatan Pontianak, Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Penjualan kompor induksi belakangan ini cukup meningkat, seperti yang dikatakan Amat Tanjaya pemilik salah satu toko elektronik di Jalan Purnama 1 No. 4b, Parit Tokaya Kecamatan Pontianak, Kalimantan Barat.

Menurutnya, penjualan kompor induksi belakangan ini cukup meningkat dikarenakan beberapa hal, satu di antaranya dikarenakan adanya promo penambahan daya dari program PLN.

"Untuk penjualan kompor induksi belakangan ini cukup meningkat sehubungan dengan program dari PLN, dimana ada promo penambahan daya hanya 150.000 dengan cara membeli kompor induksi untuk mendapatkan Voucher tambah dayanya, "kata Amat saat dikonfirmasi pada hari Selasa, 27 September 2022.

Cara Memasak Pakai Kompor Listrik Khusus Bagi Pemula Harus Banyak Sabar

Selain itu ia juga mengatakan meningkatnya penjualan juga dikarenakan kenaikan harga gas LPG pada ukuran tertentu.

"Penjualan kompor induksi juga di sebabkan dengan naiknya harga LPG ukuran 5,5 dan 12 kg, dimana jika dibandingkan dengan pemakaian gas 5,5 atau 12 kg mengunakan kompor induksi jauh lebih hemat, "katanya.

Di sisi lain amat juga menjelaskan perbedaan terhadap kompor listrik dan kompor induksi.

"Kompor listrik dan kompor induksi adalah produk yang berbeda walaupun sama-sama mengunakan tenaga listrik, system kerja kompor listrik mengunakan elemen pemanas untuk memanaskan wajan atau panji sedangkan kompor induksi mengunakan reaksi elektromagnetik untuk memanaskan wajan atau panji, "terangnya.

Dengan adanya perbedaan dalam penggunaan dan cara kerja antara kompor induksi dan kompor listrik, untuk harga kompor induksi jauh tinggi dibandingkan kompor listrik biasa yang menggunakan elemen pemanas.

"Untuk harga kompor listrik jauh lebih murah di kisaran 200-300rban, sedangkan untuk kompor induksi di kisaran 350-1,5 juta," katanya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved