G30SPKI

Sosok Letjen MT Haryono, Pahlawan Nasional Korban G30S/PKI Dikenal Musuh Besar PKI

Ya, Letjen MT Haryono adalah salah satu pahlawan nasional sekaligus korban keganasan dalam peristiwa G30S/PKI pada 1965.

Youtube/Meidinar Sagita Putri
Sosok Letjen MT Haryono, pahlawan nasional yang jadi korban keganasan G30S/PKI pada 1965 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Siapa yang tak kenal dengan sosok Letjen MT Haryono?

Ya, Letjen MT Haryono adalah salah satu pahlawan nasional sekaligus korban keganasan dalam peristiwa G30S/PKI pada 1965.

Meskipun begitu, MT Haryono merupakan sosok yang paling ditakuti oleh PKI.

Hal itu lantaran MT Haryono menolak usulan PKI untuk membuat Angkatan Kelima dengan mempersenjatai kaum buruh dan tani.

Oleh sebab itu, MT Haryono ditakuti serta menjadi target utama pada peristiwa G30S/PKI.

Amerika Serikat Terlibat Dalam G30S/PKI ? Bukti-bukti Ini Membongkar Semuanya

Pada 30 September 2022 mendatang, masyarakat bakal memperingati peristiwa G30S/PKI yang sangat membekas dalam sejarah Indonesia.

Peristiwa tak terlepas dari nama MT Haryono, berikut profil sang pahlawan nasional korban G30S/PKI:

Jenderal bintang tiga kelahiran Surabaya, 20 Januari 1924, ini sebelumnya memperoleh pendidikan di ELS (setingkat Sekolah Dasar) kemudian diteruskan ke HBS (setingkat Sekolah Menengah Umum).

Setamat dari HBS, ia sempat masuk Ika Daigakko (Sekolah Kedokteran masa pendudukan Jepang) di Jakarta, namun tidak sampai tamat.

Ketika kemerdekaan RI diproklamirkan, ia yang sedang berada di Jakarta segera bergabung dengan pemuda lain untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan.

Perjuangan itu sekaligus dilanjutkannya dengan masuk Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

Pada awal pengangkatannya, ia memperoleh pangkat Mayor.

Selama terjadinya perang mempertahankan kemerdekaan yakni antara tahun 1945 sampai tahun 1950, ia sering dipindahtugaskan.

Pertama-tama ia ditempatkan di Kantor Penghubung, kemudian sebagai Sekretaris Delegasi RI dalam perundingan dengan Inggris dan Belanda.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved