Raih Bonus Penghargaan TPID Terbaik Wilayah Kalimantan, Wako Edi Akan Alokasikan untuk Operasi Pasar

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, perolehan tersebut merupakan hasil kerja sama dan keseiriusan TPID bersama instansi terkait

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Trofi dan Piagam Penghargaan TPID Awards 2022 yang diterima TPID Kota Pontianak sebagai TPID Terbaik se-Kalimantan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tim pengendalian inflasi daerah (TPID) Kota Pontianak telah berhasil meraih penghargaan terbaik wilayah Kalimantan dari Pemerintah Pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Atas raihan itu, TPID Kota Pontianak selain menyandang penghargaan terbaik wilayah Kalimantan juga diberikan bonus berupa bonus dari Pemerintah pusat melalui Menteri Keuangan.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, perolehan tersebut merupakan hasil kerja sama dan keseiriusan TPID bersama instansi terkait seperti Bank Indonesia, Bulog, pihak Kepolisian dan lainnya dalam rangka menjaga stabilitas harga dan stok komoditas di Kota Pontianak. 

Sukses Tekan Inflasi, Pemprov Kalbar Terima Insentif Rp 10,83 Miliar dari Pemerintah Pusat

“Berkat kerjasama TPID keseriusan kita dalam mengendalikan inflasi di Kota Pontianakdalam rangka agar tidak terjadi inflasi yang tinggi sehingga mendapat penghargaaan,” ujarnya.

Karena sebelumnya, Wako Edi juga telah mendapat informasi, bagi daerah yang mendapatkan penghargaan terbaik itu akan mendapatkan bonus berupa insentif dari Pemerintah Pusat.

Maka Wako Edi pun menerangkan, bahwa hasil dari insentif itu akan digunakan untuk operasi pasar di Kota Pontianak guna menjaga stabilitas harga dan menjaga stok bahan pokok tersedia.

“Dengan adanya insentif ini diharapkan bisa memberikan semangat dan membantu bagi masyarakat. Kita alokasikan untuk operasi pasar membantu masyarakat yang terdampak akibat kenaikan BBM, sehingga ada pengendalian komoditas supaya harganya tidak terlalu tinggi,” ungkapnya.

Dari informasi yang disampaikan Wako Edi, bahwa insentif tersebut sebesar Rp10 miliar bagi TPID yang memperoleh penghargaan terbaik dalam pengendalian inflasi.

Wako Edi pun menerangkan, bahwa pihaknya terus memonitoring terhadap kebutuhan pokok di Kota Pontianak.

“Stok masih saat ini masih tersedia dan harga masih stabil. Dan distributsi harus lancar sehingga harga itu stabil jangan sampai naik tinggi dan kita terus monitoring,” ungkapnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved