Polemik Tarif Mahal Event Kulminasi, EO Sporta Indonesia Siap Penuhi Rekomendasi DPRD Pontianak

Sporta Indonesia ini telah ditunjuk dan mendapatkan rekomendasi dari Dispporapar Kota Pontianak sebagai EO (Event Organizer) dalam mengorganisir

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Para Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak telah melakukan rapat pemanggilan dengan panitia pelaksana (EO) Event Pesona Kulminasi 2022 beserta beberapa OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Pontianak termasuk Disporapar, BKD dan beberapa OPD lainnya di ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Selasa 27 September 2022. 

“16 di bawah binaan IWAPI dan 16 binaan Pemerintah kota Pontianak yang semuanya itu free (gratis), 100 persen kita tidak pungut biaya apapun,” kata Ongky.

Menurutnya, maksud dalam tujuan digelarnya event yang melibatan banyak pihak ini bertujuan untuk berkolaborasi sehingga event ini semakin besar dan dikenal banyak orang di luar sana.

Untuk diketahui, pada gelaran event Pesona Kulminasi pada tahun 2022 ini memang terdapat beberapa agenda, baik dari penggerak seni, budaya dan olahraga untuk diajak berkolaborasi dalam kegiatan tersebut.

Terkait dengan lomba yang biaya dan hadianya tidak sesuai, sebagaimana flayer yang beredar di media sosial, ia menegaskan, bahwa itu bukanlah dari EO, sehingga pihaknya pun siap untuk mempertanggung jawabkan.

Hanya saja untuk lomba lari dan basket ada biaya karena dari swasta.

Kata Ongky, pihaknya bukanlah kali pertamanya menjadi EO dalam gelaran event Kulminasi ini. Melainkan sejak tahun 2019. Bahkan pada tahun itu mendapat rekor muri yang tentunya menjadi suatu kebanggan bagi masyarakat Kota Pontianak.

Namun demikian, Ongky menerangkan, bahwa pihaknya tidak berpuas diri.

“Memang setiap gelaran ini kita terus memperbaiki kekurangan-kekurangan kita, sehingga gelaran ini dengan konsep yang berbeda lebih meriah lagi yang tentunya kegiatan ini memiliki dampak yang positif terhadap banyak sektor maupun masyarakat,” tukasnya.

Sementara itu, satu dibantara pelaku UMKM dibawah binaan IWAPI Kubu Raya yang mendirikan stand pada gelaran event Pesona Kulminasi di Taman Alun Kapuas, Putriana mengakui, bahwa untuk pendirian stand di sana memang gratis tidak dipungut biaya.

Hanya saja diakuinya untuk biaya kebersihan dan keamanan mencapai Rp 350 ribu per lima hari.

"Kalau pendirian stand disana tidak bayar (gratis) hanya saja membayar uang kebersihan dan keamanan selama lima hari kita bayar Rp350 ribu," ungkapnya.

Demikian juga, ia akui bahwa pada pelaksanaan di lapangan berjalan dengan lancar.

"Untuk aktivitas stand di lapangan Alhamdulillah bagus dan banyak yang beli," tukasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved