Lokal Populer

Kelangkaan Vaksin Meningitis Sudah Terjadi Sejak Agustus

Vaksin meningitis tersebut biasanya digunakan sebagai syarat keberangkatan menuju Arab Saudi, untuk para calon Jamaah haji maupun umrah

.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi baru saja mengumumkan aturan terbaru bagi calon jemaah umrah dari luar negeri. (Sumber: Dokumen Kompas TV) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - M Ma'shum Ahmadi, sub koordinator bina haji reguler dan advokasi haji Kanwil Kemenag Kalbar, membenarkan bahwa saat ini sedang terjadi kelangkaan vaksin meningitis.

Vaksin meningitis tersebut biasanya digunakan sebagai syarat keberangkatan menuju Arab Saudi, untuk para calon Jamaah haji maupun umrah.

"Iya betul, vaksin meningitis untuk jemaah umrah memang sedang mengalamai kelangkaan," ucap Ma'shum. Senin, 26 September 2022.

Hal ini diketahui oleh pihaknya pasca menerima surat pemberitahuan dari Dinas Kesehatan Kalbar tentang keterbatasan vaksin meningitis untuk keberangkatan umrah tahun 2022.

Singkawang dan Mempawah Belum Ada Laporan Kelangkaan Vaksin Meningitis

Surat pemberitahuan ini, ditandatangani langsung oleh drg Hary Agung Tjahyadi Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, tertanggal 2 September 2022.

"Ini ranahnya dinkes, kami mendapatkan surat pemberitahuan dari Dinkes Prov bahwa vaksin tersebut mengalami kelangkaan," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa memang kelangkaan vaksin meningitis ini sudah terjadi sejak Agustus kemarin.

Disinyalir pemicunya adalah, adanya pembatasan Jamaah haji yang mengakibatkan melonjaknya Jamaah umrah di Kalbar.

"Kelangkaan vaksin sejak agustus, disebabkan karena adanya pembatasan jemaah haji menyebabkan meningkatknya jemaah umrah, sehingga kapasitas vaksin mengalami keterbatasan," ucapnya.

Ia pun berharap, Kementerian Kesehatan RI dapat segera mengupayakan solusi untuk penambahan kuota vaksin meningitis tersebut pada bulan September atau Oktober ini.

"Harapan kita dari pihak Kemenkes akan menambah dosis vaksin september dan oktober ini akan segera terwujud, dan kita dukung," ucapnya.

Namun demikian ia mengatakan bahwa, sejauh ini belum ada komplain dari calon jamaah Umrah dalam waktu dekat.

"Sejauh ini tidak ada komplain dari jamaah, jika ada komplain maka tentunya kita kembalikan kepada Dinkes yang memiliki otoritas menyelesaikan persoalan vaksin meningitis," tutupnya. 

Belum Ada yang Batal Berangkat

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved